Senin, 25 Januari 2016

Ngentot asik Dengan Tetangga Kos Yang cantik Dan Hot abis




Sebenarnya cerita ini kisah lama Saya saat masih duduk dibangku kuliah pada salah satu perguruan tinggi swasta terkenal dikota J . Dengan bidang studi khusus yang lagi trend saat ini .


Sebagai seorang mahasiswa pasti sudah biasa dengan yang namanya kost , apalagi kalau kostnya kumpul dengan teman-teman senasib yang biaya hidupnya pas-pasan . Saya kost bersama teman satu kampus berjumlah tiga orang , karena rumah yang Saya kontrak terdapat 3 kamar tidur , ruang tamu dan keluarga , dapur , kamar mandi serta sedikit teras didepan . Saya mendapat kamar dibagian depan dan teman-teman dibagian tengah dan belakang .
Kami semua orangnya senang bergaul dang sering kumpul-kumpul hingga larut malam . Kami rukun dengan para tetangga , karena mereka merasa tenang dan senang dengan kami , sebab lingkungan disekitar kami terasa aman dan tidak pernah ada gangguan dari pihak lain . Disebelah rumah kami tinggal dua orang wanita yang kebetulan bekerja pada malam hari ditempat hiburan discotiq dan mereka merasa aman saat pulang kerumah melihat kami masih pada kumpul diteras sambil main gitar dan bernyanyi bersama .


Suatu ketika kedua wanita tersebut pulang dari bekerja dan membawa sebuah bungkusan yang isinya kue martabak manis yang sengaja dibeli untuk kami yang lagi pada nongkrong sebagai teman begadang . Sebut saja wanita tersebut bernama Rita berumur dua puluh tahun dan Sari berumur dua puluh satu tahun . Mereka menghampiri kami dan bergabung setelah berganti pakaian dengan t-shirt dan celana pendek . Mereka bernyanyi sambil tertawa kalau ada lagu yang kurang dihafalnya . Saya duduk bersebelahan dengan Rita yang bernyanyi dengan suara yang pas-pasan dan sesekali saya berduet dengannya .
Rupanya Rita senang kalau berduet dengan Saya sehingga kami sering mambawakan lagu berdua . Rita terkadang bergelayut ke pundak Saya ketika bernyanyi bila lagu yang dinyanyikan berirama romantis dan Saya timbul rasa iseng Saya untuk menyentuh susunya dengan sikut dan terasa kenyal . Hari sudah mendekati subuh dan kami memutuskan untuk istirahat tidur , Rita dan Sari pamit untuk pulang kerumahnya .


Pagi harinya Saya pergi kuliah bersama Bano dan rachim , ketika melintas di depan rumah Rita dan Sari , Saya melihat Rita sedang duduk diruang tengah sambil sarapan roti . Rita melihat Saya langsung memberikan senyum manisnya sambil melambaikan tangan agar saya mampir dan sayapun menyambutnya . Saya menyuruh Bano dan Rachim untuk pergi duluan karena Saya akan mampir dulu kerumah Rita . Rita duduk disofa sambil menyantap Roti dan menawarkan saya untuk sarapan roti . Rita membuatkan kopi untuk saya dan ketika meletakkan kopi diatas meja Saya melihat dua gundukan yang tidak memakai BH bergelayut didalam dasternya . Saya pura-pura tidak melihat dan Rita langsung duduk dekat saya sambil membuatkan roti tawar yang diolesi dengan mentega dan selai strowberry .


Saya sangat kagum dengan pemandangan tadi sehingga membuat simamat yang lagi ngumpet dibalik CD Saya bergerak-gerak . Rita menyodorkan roti untuk saya dan saya menerimanya untuk dimakan sambil menghirup secangkir kopi . Rita terlihat cantik walaupun tidak terlalu putih dan inilah yang saya lihat wanita tanpa make-up . Rita memang wanita sederhana tetapi baik walaupun dia bekerja malam yang selalu dicap oleh masyarakat sebagai sampah .


"Mas hari ini kuliah apa . .?!" Rita membuka pembicaraan .

"Analisa dan etika . ." jawab saya singkat .

"Masuk jam berapa . .?" tanyanya lagi .

"Jam 08 .00 . ." jawab saya lagi .

"Masih ada waktu sejam lagi kok . ." katanya .

"Santai aja . ." Saya tersenyum dan menganggukkan kepala .

"Sari mana . .?" tanya saya pura-pura .

"Tuch masih tidur di kamar tengah . ." jawabnya .

"Kamu kok sudah bangun , khan semalam begadang . .?!" tanyaku lagi .

"Nggak bisa tidur , habis mikirin yang tadi malam kita nyanyi berdua . ." pancingnya .

"Memangnya kenapa?" tanyaku pura-pura .

"Mas . . tangannya iseng sich . .!" serunya sambil mencubit tangan saya .

"Memangnya kenapa tangan saya . ." pura-pura lagi .

"Itu digosok-gosok kesini nich . ." sambil menunjuk susunya yang tanpa BH .

"Oo . . Itu toch . ." ejekku sambil tersenyum .

"Mas nggak usah kuliah dech hari ini . ." pintanya .

"Memangnya kenapa . .?" tanyaku .

"Temanin Rita jalan-jalan yuk . ." pintanya lagi .

"Kemana . .?" tanyaku lagi .

"Ke Mall . ." jawabnya singkat .

"Boleh . . Tapi saya minta traktir yaa . ." pintaku sambil mengejek .

"Ok . . Tapi nanti yaa jam sembilan kita berangkat dari sini . ." jawabnya .

"Ok . . Sekarang kita ngapain . .?" tanyaku lagi .

"Kita karaoke . . Mau nggak . .?" pintanya .

"Boleh . . Siapa takut . ." kataku .


Rita menyalakan VCD Player dan TVnya sambil memasang VCD lagu duet Broery dan Dewi Yull . Rita membuka pintu kamar Sari untuk mencek apakah masih tidur atau sudah bangun . Ketika pintu terkuak terlihat Sari tidur hanya mengenakan CD dan tanpa apa-apa lagi . Rita langsung menutup pintu dan melihatku tersenyum karena melihat pemandangan indah yang ada dikamar tersebut .


"Ayoo . . Lihat apa . .?" tanya Rita .

"Lihat gunung . ." jawabku sambil mengejeknya .

"Gunung apa . .?" tanyannya .

"Gunung kembar . ." jawabku lagi .

"Dasar laki-laki . ." rengutnya .

"Cemburu nich yee . ." ledekku .

"Iih . . Siapa yang cemburu . ." elaknya .

"Gitu aja marah . ." godaku .

"Habis . . Lihat gitu aja udah nafsu . ." katanya sambil cemberut .

"Yaa . . Sudah dech . . Maaf yaa . ." seruku .

"Awas yaa sekali lagi . ." ancamnya .

"Habis gimana dong . . orang kelihatan . ." ejekku lagi .

"Nich . . Puasin kalau mau lihat . ." katanya sambil menyembulkan susunya .

"Awas entar saya gigit lho . ." godaku .

"Coba kalau berani . ." tantangnya .

"Sini mendekat biar saya gigit . ." kataku .


Rita bangkit dari duduknya dan menghampiri pintu untuk menutupnya dan kembali duduk tetapi diatas pangkuan saya sambil menyodorkan susunya ke mulut saya . Melihat hal tersebut saya tidak membuang-buang kesempatan langsung saya gigit perlahan agar tidak sakit sambil menghisapnya . Rita melingkarkan tangannya kebelakang kepala saya , saya menghisap putingnya secara perlahan dan tangan kanan saya mengusap-usap susu yang satunya lagi .


"Oohh . . Mass . . Eennaak . ." desahnya perlahan .


Tangan kanan saya meraba menuruni kearah perut dan turun lagi ke CD-nya sambil menghusap-husap belahan CD-nya didaerah vaginanya .


"Maass . . Hhmm . ." desahnya .
Saya menyingkapkan CD-nya dari samping dan jari tengah saya memasuki lubang vaginanya untuk mencari clitorisnya .


"Auuchh . . Enak mass . ." desahnya lagi .


Rita mengangkat muka saya dan melumat bibir saya dengan penuh nafsu , sayapun membalasnya dan tangan saya sudah mulai merosotkan CD-nya sampai betisnya agar leluasa mengobok-obok vaginanya yang sudah mulai basah .


"Maass . . Teerruuss . . Oohh . ." desah panjangnya .


Rita melepaskan t-shirt saya dan menjilati puting susu saya agar terangsang . Rita turun dari atas pangkuan saya dan langsung meraih kepala gesper saya untuk membuka resleting celana jeans saya , Rita langsung mengeluarkan kemaluan saya yang sudah tegang dan langsung mengulumnya dengan penuh nafsu . Saya meraih dasternya agar terlepas dari tubuhnya dan meremas-remas kedua susunya .


Lagu yang dipasang oleh Rita terus mengalun , tetapi kami sedang asyik melakukan cumbuan dengan penuh nafsu birahi . Kemaluan saya semakin menegang keras , melihat hal tersebut Rita bangkit dan naik diatas pangkuan saya sambil mengarahkan lubang vaginanya agar ditembus oleh kemaluanku . Rita jongkok diatas sofa sambil menurun naikkan pinggulnya sesuai irama musik yang sedang mangalun .


"Oohh . . Enak mass . ." desahnya dan langsung mengulum bibirku .

"Hmm . . Mm . ." kulumku dibibirnya .

"Mass . Ayoo . . Keluarin . . Rita udaahh . . Oohh . ." desahnya panjang .


Saya semakin cepat menggoyang pinggul saya agar saya juga orgasme seperti Rita .


"Riittaa . . Hhmm . ." erang saya sambil memuncratkan sperma dilubang vaginanya sambil menarik pinggul Rita agar merapatkan vaginanya kekemaluan saya sambil mengulum bibirnya .


Setelah agak mengecil kemaluan saya , Rita mencabut vaginanya dan turun untuk meraih kemaluan saya dan dihisapnya sisa-sisa air kenikamatan kami berdua sampai bersih . Saya merasakan ngilu saat Rita menjilati kepala kemaluan saya . Rita tersenyum melihat Saya menggelinjang-gelinjang karena ngilu . Kamipun duduk berdampingan sambil berpelukan . Ketika Kami sedang asyik berpelukan tiba-tiba Sari keluar dari kamarnya dan melihat Kami langsung kaget .


"Iich . . Pada habis ngapain tuch . ." katanya .

"Sstt . . Jangan berisik . ." ledek Rita .

"Mau . ." ledekku sambil senyum .

"Maauu . . donk . ." rengeknya dibuat-buat .

"Sini . ." kataku sambil memegang kemaluanku .


Saripun mendekatiku dan Rita bergeser menjauh untuk memberi kesempatan pada Sari , Sari langsung meraih kemaluanku yang sudah mulai menegang lagi karena melihat ada barang baru mendekatinya . Sari mengelus-elus kemaluanku dan tangan satunya meraih kepalaku untuk mencium bibirku . Saya menyambutnya dengan penuh nafsu sambil meraih vaginanya dari balik celana dalamnya .


Rita hanya termangu melihat hal tersebut dan Saya meraba vagina Sari sampai mendapatkan clitorisnya sambil memilin-milin sehingga Sari menggelinjang . Sari berdiri dan langsung membuka cdnya , langsung mengarahkan vaginanya ke kemaluan Saya langsung menancapkannya . Melihat hal tersebut Saya langsung meraih pinggulnya dan membantu untuk bergoyang , sedangkan bibir Saya melumat susunya secara bergantian . Ternyata Sari tidak sehebat Rita , dalam waktu singkat Sari sudah mencapai orgasmenya .


Sari langsung mencabut vaginanya dan langsung duduk disamping Saya . Rita melihat kemaluan Saya masih tegak , langsung menghampiri dan mengarahkan vaginanya untuk ditusuk yang kedua kalinya . Mendapat serangan seperti itu Saya semakin bersemangat dan menghunjam vagina Rita secara dahsyat . Saya berdiri dalam posisi masih bersetubuh dengan Rita dan langsung Saya gendong Rita masuk kedalam kamar Sari yang masih acak-acakkan , Saya melanjutkan persetubuhan sampai tuntas . Rupanya Sari masih penasaran dan mengikuti dari belakang dan ikut naik keatas tempat tidurnya .


Saya memompa Rita semakin kuat dan beberapa menit kemudian Rita mencapai orgasmenya . Saya mencabut kemaluan Saya dan memberi aba-aba kepada Sari agar mengangkang didepan Saya dan langsung Saya hujamkan kemaluan Saya ke lubang vaginanya . Sari membantu menggoyang pinggulnya agar Saya cepat mencapai orgasmenya . Lima belas menit kemudian Sari mendesah-desah dan Sayapun sudah merasakan gumpalan sperma yang mendekati kepala kemaluan dan siap untuk dimuntahkan .


"Sarii . . Terruuss ," desahku sambil memompanya .

"Samaa . . Sari . . juggaa " desahnya panjang sambil memeluk tubuh Saya .


Sayapun memuncratkan sperma Saya dilubang vagina Sari sambil mengulum bibir Sari dengan penuh semangat . Beberapa menit kemudian Saya cabut kemaluan Saya dan disambut oleh Rita untuk mengulumnya agar bersih dari cairan kenikmatan yang baru saja terjadi .


Setelah bersih Rita langsung menghampiri vagina Sari yang masih menganga bekas hujaman kemaluan Saya dan langsung menjilati serta menyedot cairan kenikmatan yang masih tersisa didalam vagina Sari . Pagi Hari ini Saya telah menghunjam dua vagina secara bergantian dan tanpa rasa malu Kami melakukannya .



Demikianlah cerita ini , sampai jumpa lagi di lain kesempatan dan cerita yang lain .

THE END

Cerita Sex - ngentot asik jennifer di kamar 19



Nama saya Paul dan tentunya itu bukan nama asliku karena aku tidak mau jika ada temanku yang membaca kisah nyataku . Saya sekarang sedang mengambil study di Australia di bagian Electronic Commerce . Semenjak saya lulus dari Bachelor study , banyak teman-teman saya yang berasal dari Indonesia pulang dan bekerja di Indonesia sehingga kehidupan saya di Perth terasa sangat membosankan karena teman baruku sekarang tidak seheboh teman-teman lamaku .
Karena kebosananku inilah , yang membuatku mengalami kejadian nikmat ini . Suatu ketika , saya merasakan kebosanan yang amat sangat apalagi ketika teman serumah saya selalu menganggu saya dengan pertanyaan yang berhubungan dengan pelajaran . Walaupun saya selalu menjawab pertanyaannya dengan baik , dalam hati , saya sangat jengkel dengan mulutnya yang sangat cerewet . Untuk menghindari mulutnya yang tidak bisa diam tersebut , saya akhirnya jalan-jalan keluar apartemen .


Di jalan , saya melihat banyak bule yang sedang membawa jalan-jalan anaknya atau anjing peliharaannya . Udara di Perth saat itu adalah sedang dingin-dinginnya sehingga nafsu seksual saya menjadi semakin meningkat apalagi saya memperhatikan banyak sekali gadis Australia dan Asia yang sedang menunggu bis atau sedang berjalan kaki . Kecantikan alami mereka membuat batang kejantananku menjadi membesar dan saya mesti bisa tahan karena jika saya tidak menahannya , saya bisa melakukan pemerkosaan terhadap mereka dan saya akan berakhir di Penjara Fremantle .


Akhirnya tibalah saya di sebuah rumah toko yang membuat saya penasaran . Di dinding rumah yang mempunyai papan nama bertuliskan Langtrees executive play ground , saya sempat memperhatikan ada gambar silhuete tubuh seorang wanita yang sedang striptease dan tak lama kemudian , keluarlah seorang gadis bule yang cantik yang memberikan kedipan mata pada saya dan dia langsung naik ke taksi yang sudah menunggunya dan pergi dari hadapan saya . Saya sempat bengong beberapa saat melihat perlakuan dari cewek tersebut . Di dalam batin saya , saya menyadari bahwa ini pasti tempat yang nikmat dan berguna bagi kejantanan saya yang sudah tidak bisa diajak kompromi lagi , pikirku .


Saya langsung masuk ke dalam rumah itu dan mendekati kasir yang dijaga oleh seorang cewek caucasian yang sangat cantik . Setelah saya membayar ruangan dan ceweknya , saya diberikan sebuah kartu yang bertuliskan angka 19 . Pertama kali , saya sempat tidak mengerti apa maksud dari nomor 19 tersebut . Setelah saya bertanya , dia menerangkan bahwa saya akan mendapatkan service di kamar nomor 19 . Saya senang dan langsung berlari mencari kamar nomor 19 . Sambil menunggu kedatangan cewek yang saya pesan berdasarkan photo yang saya lihat dari album photo yang diberikan oleh kasir di meja depan , saya kemudian melihat keadaan dalam kamar nomor 19 tersebut .


Tak lama kemudian , pintu kamar saya terbuka dan masuklah cewek yang saya pesan tadi . Saya kaget sekali karena cewek yang berada di depan saya ini lebih cantik dari cewek yang saya pesan di meja depan . Saya menurut saja dan cewek itu mulai mengenalkan dirinya bernama Jennifer .


Jennifer adalah seorang gadis Asia yang lahir di Australia , hal ini dapat dilihat dari wajahnya yang cukup oriental dan seksi dan logat bicaranya yang sudah seperti orang Australia itu . Saya sempat menelan ludah sewaktu Jennifer membuka bajunya dan bagai sebuah robot , saya langsung mendekatinya dari belakang .Dengan lembut ditariknya tangan saya dan saya menurut saja , dirangkulnya pundak saya dan dengan lembut diciumnya bibir saya . Terasa hangat dan merangsang , dan dengan pasti dilumatnya bibir saya . Tercium lagi oleh saya bau parfum yang dipakainya , yang membangkitkan gairah saya yang selama ini tertidur dan tak tersalurkan .
Sekali lagi terlintas di kepala saya prinsip tentang bahaya AIDS , namun rupanya saya sudah tidak bisa menahannya lagi . Maka dengan perlahan dan pasti saya bimbing Jennifer menuju tempat tidur saya , Jennifer di atas saya menciumi bibir , wajah dan leher saya , tangannya dengan cepat membuka kancing baju saya dan terdengar nafasnya terengah-engah . Diciuminya dada saya dan dihisapnya puting saya secara mengejutkan , mengakibatkan rangsangan yang sulit dijelaskan . Saya telentangkan badannya di atas kasur , dan langsung saya lumat dadanya yang masih terbungkus BH dan baju , terasa sangat padat dan bulat .


Saya tarik ke bawah retsleting bajunya dan terlihat lingkaran padat menonjol indah terbungkus oleh bra hitam yang dikenakannya . Tanpa melepas pengait branya , saya turunkan cup yang menutupi buah dada nan indah itu , langsung saya hisap dan dengan lidah saya permainkan putingnya yang masih merah muda dan kecil . Tidak saya sangka bahwa ternyata puting Jennifer masih demikian indah , seperti nampaknya anak muda belasan tahun . Tentunya saya tidak akan berhenti di kedua tonjolan indah nan kenyal milik Jennifer itu , saya terus turun ke daerah pusar , sambil tangan saya mencoba untuk membuka celana kain yang dikenakannya .
Lidah saya bermain di sekitar pusarnya , dan Jennifer terlihat menghentakkan perutnya ke atas karena terangsang . Dari luar celana dalamnya yang juga berwarna hitam berenda , terlihat dari bahan yang menerawang , rambut kemaluannya yang teratur rapi . Dengan jari tengah tangan kiriku , kuusap belahan kemaluannya dengan pelahan dan dengan pasti kuselipkan jari tanganku melalui samping celana dalamnya yang mulai basah . Kupermainkan klitoris yang tertutup bulu kemaluannya , perlahan-lahan kuselipkan jari manisku memasuki lubang kewanitaannya yang terasa hangat dan ketat . Agak sedikit kubengkokkan ujung jari manisku mengusap bagian dalam lubang senggamanya yang terletak di belakang klitorisnya . Jennifer menggelinjang hebat ketika dengan tepat ujung jari manisku mengenai pusat-pusat simpul saraf di dalamnya .


Beberapa saat kugerak-gerakkan ujung jari manisku di sekitar simpul-simpul saraf tersebut , dan terlihat pinggulnya berguncang hebat ke atas dan ke bawah mengikuti gerakan keluar masuknya jariku di dalam lubang kemaluannya . Berselingan kupermainkan antara lidahku di sekitar pusar dan jari manisku .


"Aaahh . . auwww . . please masukin dong Paul" , kata Jennifer .

Tapi karena saya berusaha untuk menenangkan diri dari nafsuku yang juga membara , maka kutahan untuk tidak segera memulainya . Saya sudah telanjang bulat dan juga Jennifer , ternyata semakin terlihat badannya yang putih mulus dan tidak ada cacatnya , perutnya yang rata dan terlihat sedikit berbuku-buku dan betapa menariknya rambut kemaluan dan daging klitorisnya yang begitu rapi bagaikan di buat oleh dokter bedah plastik .


Langsung kutancapkan lidahku di antara lubang kewanitaan Jennifer , dan kuhisap serta kupermainkan di sekitar klitorisnya , terdengar desisan , "Heehh . . hhehh . . sshh . ." dari mulut Jennifer . Dengan cekatan Jennifer juga mulai meraih batang kemaluanku yang memang sudah menegang sejak tadi , dihisapnya batangku dan terasa sangat menggairahkan . Karena tak tertahankan saya pun mengerang , "Hhmm . . heehh" Tidak mau kalah , kuselipkan jari tengahku ke dalam lubang kemaluan Jennifer sambil kuhisap klitorisnya , kusentuh dengan ujung jari tanganku bagian simpul saraf yang terasa seperti benjolan-benjolan kecil , terasa pinggul Jennifer menegang dan menggeliat , dan dengan keras dia menjerit , "Aaahh . . saya mau keluu . .arr" ternyata Jennifer mencapai klimaksnya .


Kulepaskan hisapanku di sekitar kemaluan Jennifer dan perlahan-lahan kuraba buah dadanya yang sudah mengeras , dengan puting merah muda yang mancung mengeras . Mulai lagi kuhisap puting merah muda itu , kujilat di sekelilingnya , sambil sesekali kuhisap dan kugigit perlahan ujung putingnya . Terasa pahaku menyentuh bulu-bulu kemaluan Jennifer , dan dengan kakinya melingkari kakiku , mulai digerakkan , digosokkan kemaluannya di pahaku . Rupanya Jennifer dengan cepat mulai bergairah lagi dan dia berkata , "Ayo Sayang , saya masih ingin lagi dan lagi . ."


Kuarahkan batang kemaluanku menuju liang kewanitaannya yang masih basah , dengan sedikit tekanan , terasa secara perlahan batang kejantananku teremas-remas oleh otot-otot lubang senggamanya . Kuayun maju mundur dan diikuti gerakan pinggul Jennifer yang juga mengayun-ngayun , kucium bibirnya yang indah , gerakanku dan Jennifer semakin menggebu . Kita berdua saling menindih dan berguling tanpa terlepaskan lagi , gerakan demi gerakan antara pinggul Jennifer dan pinggul saya , dan akhirnya terasa ujung batang kemaluanku mulai berdenyut-denyut tak tertahankan , "Eeeuchh . ." kuteriakkan perasaanku yang tertahan selama ini , bersamaan teriakan klimaks Jennifer yang semakin membuatku terangsang , kurasakan cairan spermaku memancar keluar dengan kerasnya , dan terasa jepitan yang mengeras di sekitar batang kemaluanku , serta getaran mengejang dari badan Jennifer . Akhirnya kita berdua terkulai lemas , kuakhiri permainan cinta ini bersamanya , dan tertidur pulas sambil berpelukan di bawah selimutku yang hangat itu .


Setelah kami bercinta selama 1 jam lamanya , saya kemudian berbenah diri dan mencium Jennifer sebelum saya meninggalkan kamar nomor 19 dan tempat yang memberikan kenangan tersendiri . Saya berharap agar saya bisa sekali lagi menikmati liang kenikmatan Jennifer . Ketika saya keluar dari tempat itu , saya baru sadar bahwa saya baru saja bercinta dengan Jennifer tanpa memakai kondom dan saya cuma tersenyum saja .

Senin, 18 Januari 2016

Cerita Sex - Nafsu Birahi Tante Etty


MAHKOTAQQ.COM - Nama saya Andi sekarang umurku sudah 34 tahun dan sudah berkeluarga, namun karena pengalaman masa lalu membuatku menjadi terobsesi dan horny bila melihat tante-tante atau ibu-ibu yang menurutku sangat menggairahkan dalam bermain seks. Inilah kisahku yang terjadi 7 tahun lalu tepatnya ketika aku berumur 27 tahun dan masih menjadi lajang.

Dalam keluarga aku merupakan anak paling tua dari 4 saudara, namun dirumahku hanya ada aku, ibu dan adikku yang perempuan dan masih SMA. Sedang ayahku sudah almarhum. Sementar dua adikku yang lain sedang kuliah dikota S. Usaha ibuku sendiri adalah berdagang dengan membuka kios kelontong di pasar. Ibu selalu berengkat ke pasar mulai pukul 5 pagi dan kembali pukul 4 sore dan jika pulang selalu bersama adikku yang paling bontot karena setiap pulang sekolah adikku selalu membantu ibu di pasar.
Selain aku, ibu dan adikku dirumahku juga tinggal Bu Etty yang menempati kamar depan. Dia berusia sekitar 39 tahun namun belum dikarunia anak karena mandul dan Bu Etty ini hidup menyendiri karena cerai dengan suaminya yang menikah lagi dengan wanita lain. Bu Etty ini boleh menempati kamar depan dengan alasan ibuku ingin membalas jasa Bu Etty yang telah memberi jalan hingga bisa membuka toko. Kegiatan Bu Etty sekarang adalah membuka usaha jahitan kecil-kecilan itupun dengan cara dia yang mencari konsumen dan dia mengerjakan sendiri di kamarnya.
Awalnya aku tidak pernah memperhatikan bentuk tubuh wanita ini karena aku sendiri juga sibuk bekerja, namun begitu setelah 6 bulan berselang kupikir ada yang lain dari dirinya.. Pada saat itu hari Sabtu kebetulan sekali aku libut dan seperti biasa pada jam 9 pagi aku baru bangun maklum libur. Ketika aku keluar kamar dan menuju kamar mAndi langkahku terhenti di depan pintu kamar mAndi, aku mendengar ada yang mAndi dan karena dirumahku tidak ada pembantu sudah pasti didalam adalah Bu Etty.
Maka akupun langsung kembali dan menuju ruang tamu dan duduk menonton TV. Tak lama kudengar pintu kamar mAndi dibuka, dan kulihat Bu Etty dengan handuk yang melilit tubuhnya berjalan menuju kamarnya, otomatis dia melewati aku yang sedang duduk.
“Eh.. Andi sudah bangun,” katanya sambil tersenyum dan berlalu.
Dengan agak gugup karena menyaksikan pemandangan yang baru pertama kali ini aku menjawab dengan terbata-bata.
“I.. I.. Yaa.. Bu.. Etyy” jawabku, namun mataku tak lepas memandangnya saat dia berlalu menuju pintu kamarnya.
Betapa tidak sebab menurutku handuk itu tak cukup untuk menutupi tubuhnya yang paling sensitif. Dibagian atas kulihat betapa buah dada itu ingin tumpah keluar karena besarnya dan membuatku langsung ngaceng ingin memegang susu itu. Dan dibagian bawah pahanya terlihat sangat padat dan putih bersih.
Mungkin karena dia belum pernah melahirkan jadi walaupun sudah berumur tapi badannya masih terlihat kencang. Dan ketika dia masuk kamar akupun iseng dan bangun untuk mengintip dari lubang kunci. Kulihat didalam Bu Etty belum mengenakan pakaian malah handuknya sudah tidak ada ditubuhnya dan praktis dia sedang telanjang bulat. Kulihat dia sedang mengeringkan rambutnya dengan posisi duduk di samping ranjang dan aku dapat melihat dengan jelas karena posisinya yang selalu berubah-rubah. Jelas sekali terlihat betapa bentuk buah dada itu benar-benar indah dengan ukuran yang kutaksir lumayan besar sekitar 36c dan belum turun maklum belum pernah menyusui. Dibagian bawah terlihat sekali rambut disekitar selangkangannya lebat dan tampak gundukan yang benar-benar mempesona.
Tak terasa olehku saat mengintip tanganku pun ikut meremas-remas celanaku terutama penisku, dan sekitar 10 menit aku berlalu Bu Etty sudah hampir mengenakan pakaiannya sementara aku juga sudah tak tahan, maka kuputuskan untuk langsung menuju kamar mAndi. Didalam kamar mAndi aku langsung menanggalkan pakaianku dan beronani sambil membayangkan Bu Etty. Dimana kubayangkan aku sedang menghisap puting susunya sementar kontolku juga sedang menembus memeknya. Dan akhirnya..
Crot.. Crot.. Crot.. Aachh.. tak terasa pejuku muncrat ke tembok yang langsung membuat sekujur tubuhku lemas. Dan akupun segera mAndi dan langsung keluar rumah dan pergi ke tempat teman-temanku.
Semenjak kejadian pertama kali mengintip Bu Etty aku jadi sering beronani sambil membayangkan dirinya dan aku pun selalu memperhatikannya bila aku dan dia sedang berada di rumah.
Entah berapa lama tepatnya pada malam minggu sepulangnya aku apel dari rumah pacarku. Kulihat dirumah sepi sekali yang ada hanya Bu Etty yang sedang menyulam di ruang tamu sambil menonton TV.
“Malam.. Tante” ujarku.
“Malam juga.. Baru pulang apel nih”, ledeknya dengan tersenyum. Dan kulihat betapa senyumnya terlihat genit sekali
“Iya dong.. Biasa anak muda” balasku.
“Andi.. Ada pesan dari ibumu, katanya dia dan adikmu hari ini nginep ke rumah pamanmu dikarenakan ada arisan keluarga, jadi kamu jangan kemana-mana” katanya.
“Iya.. Deh” akupun pamit dulu untuk ganti baju dan celana pendek.
Sekitar 15 menit aku sudah berada di ruang tamu namun Bu Etty sudah tak terlihat disana dan rupanya beliau ada di kamar, tapi pintunya dibiarkan terbuka dan terlihat dia sedang membuat pola jahitan dan begitu melihat diriku pintu itu bukannya ditutup malah tetap terbuka karena dia tetap mengajakku ngobrol.
Akupun rilek saja sambil nonton TV, tapi bukan TV yang kulihat sebab kulihat Bu Etty menggambar pola dilantai sehingga tampak dengan jelas susunya seperti mengundangku untuk menjamahnya sebab saat menggambar posisinya nungging-nungging.
Penisku pun langsung berdiri dan aku juga berpikir sengaja atau tidak Bu Etty bersikap seperti itu, karena baju yang dikenakan juga kemaja itupun juga tanpa lengan sehingga kalau dari samping tampak BHnya terlihat dengan jelas. Aku yang semakin tegang menjadi pusing tidak karuan membayangkannya dan walaupun keadaan rumah kosong tapi aku tidak berani berbuat nekat karena aku sangat menghormatinya.
Dan ketika waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam kulihat dia sedang beres-beres, dan setelah selesai dia bergegas keluar kamar dan menuju kamar mAndi. Pada saat berjalan kulihat betapa bongkahan pinggulnya meliuk-liuk indah. Dan setelah keluar dari kamar mAndi dia duduk di ruang tamu untuk nonton TV denganku sambil mengibaskan tangannya di depan wajahku.
“Kamu lihat ibu, kaya lihat hantu aja” sambil tersenyum.
“Oh.. Enggak.. Cuma bingung aja, Bu Etty sudah setengah baya kon masih terlihat cantik” balasku.
“Hus.. Belajar ngerayu lagi” cibirnya.
“Benar bu.. Saya serius” balasku.
“Eh.. Andi.. Ngerayu terus. Sudah sini pijitin ibu. Ibu pegel nih” katanya sambil membalakangiku dan menepuk pundaknya.
Akupun menurut saja dan langsung memijit pundaknya dan Bu Etty pun menggeliat keenakan bahkan matanyapun sudah mulai sayu dan terpejam-pejam. Sementara aku yang memijit semakin tidak karuan karena penisku sudah ngaceng karena sambil memijit kurapatkan tubuhku ke tubuhnya. Entah keenakan atau sudah lelah kulihat mata Bu Etty terpejam dan dia juga sudah menyender dengan tubuhku. Kuberanikan memijit bagian lengannya dan aku pun juga sudah memeluknya tapi tanganku hanya berada di perutnya.
Dengan pelan tapi pasti karena hasratku sudah ingin sekali maka kuberanikan diri melepas kancing bajunya satu persatu, dan setelah terlepat tampat jelas susu Bu Etty yang masih dibungkus branya dan akupun sangat tertegun melihat pemandangan itu.
Untuk menyentuhnya aku tidak berani jadi aku cukup memandangnya. Namun tiba-tiba terdengar Bu Etty bicara.
“Andi.. Kenapa cuma kamu liatin aja susu ibu” dan tangannya tiba-tiba menarik tanganku.
“Remas.. Sayang.. Kan kamu selama ini cuma ngebayangin doang, ibu tahu kok kamu suka intipin ibu.”
Aku berpikir rupanya selama ini dia tahu, dan tanganku sudah berada di atas buah dadanya dan dibimbing oleh nya untuk meremas-remas walaupun masih terbungku BH. Sambil meremas mulutkupun tak tinggal diam kucium lehernya dan wajah Bu Etty berpaling ke arahku dengan mulut yang menganga. Langsung kusambar bibirnya dan kukulum habis. Ujung lidah kami beradu, kutelusuri lidahnya sampai kami kehabisan napas.
Aku dan Bu Etty sudah tak tahan, kurebahkan dia disofa, kucium tubuhnya dari muka, dada, perut paha, dan betisnya. Naik lagi dan kutindih tubuhnya. Dia pun mengerang yang membuatku semakin terangsang, kubuka celana pendekku.
“Jangan disini sayang, kurang nikmat” tiba-tiba Bu Etty berkata.
Kami berdiri, dan Bu Etty langsung memelukku dan sebelah tangannya langsung memegang penisku dari luar celana pendekku yang tadi tidak sempat kulepas. Tangannya meremas-remas penisku yang sudah tegang dengan penuh nafsu.
“Lumayan juga punyamu Andi..”
“Ibu sudah lama sekali tak merasakan senjata laki-laki.. Sayang”
Dan dia dengan kasarnya langsung menarikku menuju kamarnya. Pintu kamar dikuncinya cepat-cepat, kubuka bajuku dan Bu Etty langsung jongkok dan melepaskan celanaku dan langsung memegang penisku lalu dengan buas dan penuh nafsu langsung dimasukkannya ke dalam mulutnya, dijilat, dihisap-hisap, dicium, dan dihisap lagi. Sementara aku hanya bersandar pada tembok sambil menikmati kontoku yang baru pertama kali masuk ke dalam mulut perempuan membuat darahku dan otakku menjadi buntu. Badanku rasanya makin bergetar dengan tulang yang mau berlepasan dan tubuh berkelojotan nikmat.
Aku tak tahan dan minta rebahan di ranjang. Dengan tetap BH melekat di dada dan rok yang masih digunakannya, mulutnya langsung mengejar burungku, dia cium, jilat dan hisap. Aku semakin bergelinjang, melayang-layang dan mataku pun mulai berkunang-kunang.
“Bu.. Etty.. Oohh.. Terus bu” hanya itu yang bisa keluar dari mulutku.
Hingga dipuncaknya karena nikmat yang tak tertahankan aku tak sempat untuk memberitahunya kalau pejuku mau keluar. Hingga akhirnya.. akhh.. Croot.. Croot.. Croot.. Croott
Pejuku muncrat didalam mulutnya, dan dia bukannya melepaskannya tapi malah bernafsu untuk menghisapnya, menelannya dan terus menghisap-hisap penisku sampai bersih, kasat dan ngilu rasanya. Dan aku pun langsung lemas. Kucoba untuk bangun dan duduk sementar Bu Etty segera ke meja rias mengambil air untuk diminum dan memberiku juga segelas air.
“Ibu telan? Apa ibu tidak jijik?” tanyaku bodoh.
Bu Etty menggeleng, justru mukanya cerah dan kepuasan terpancar diwajahnya.
“Ibu suka.. Sayang menghisap pejumu, apalagi peju yang keluar dari kontolmu terasa segar dan enak” ucap Bu Etty lamu menciumku dan muka, sampai dadaku, dan memainkan lidahnya diputingku sementara tangannya meremas-remas penisku.
“Ayo sayang, Ibu pingin kamu juga puas”‘ ucap Bu Etty mesra, penisku yang telah terkulai lemas karena sudah keluar sprema mulai menegang lagi dan Bu Etty kembali mengulum dan menghisap-hisap penisku dengan buas.
Kubuka BH-nya dan roknya serta CD nya sekalian dan Bu Etty berdiri untuk memudahkan aku menelanjanginya. Tubuhnya yang telanjang bulat langsung ku terkam dan kutindih. Dua payudaranya yang besar itu menjadi sasaranku, kuhisap putingnya bergantian, tangannya pun langsung meraih kepalaku dan menekan kedadanya dan dari mulutnya keluar suara mendesis-desis bagai ular kepanasan
“Esstt.. Ssstt.. Sedot yang kuat sayang”
“Yaahh.. Begitu isep.. Kamu suka kan.. Susu ibu.. Ooohh”
Aku tidak menjawab karena aku memang sedang sibuk menghisap, menyedot layaknya bayi yang seharian belum menetek pada ibunya. Dan setelah puas menghisap dan menetek lidahku turun kebelahan dadanya terus meluncur keperutnya hingga akhirnya lidahku sampai pada gundukan yang berbulu sangat lebat.
Dengan kedua tanganku kusibakkan bulu di vaginanya. Kulihat belahan vaginanya yang memerah mengkilat dan bagian dalamnya ada yang berdenyut-denyut. Kuciumi dengan lembut, bau wanginya membuat sensari yang aneh. Tak pernah ada bau seperti ini yang pernah kukenal.
Dengan hidung kugesek-gesekkan belahan vagina Bu Etty sambil menikmati aromanya. Erangannya dan gelinjang tubuhnya terlihat seperti pemandangan yang indah sekaligus menggairahkan. Kedua tangannya meremas-remas sendiri payudaranya.
“Aakhhk.. Eekh.. Nikmat sekali sayang. Terus sayang”.. Rintihnya.
Kujulurkan lidahku, kujilat sedikit vaginanya, ada rasa asin. Lalu dari bawah sampai ke atas kujulurkan lidahku, menjilati belahan vaginanya. Begitu seterusnya naik turun sambil melihat reaksi Bu Etty.
“Akkhh.. Aachh.. Aakkhh..” Bu Etty terus merintih nikmat, tangannya mencari tanganku, meremas-remas jariku lalu membawanya ke payudaranya.
Aku tahu dia ingin yang meremas payudaranya adalah tanganku. Begitu kulakukan terus, kedua tanganku meremas-remas payudaranyua, mulutku menjilati dan menghisap-hisap memeknya
“Aakkhh.. Sudah sayang.. Sudah.. Ayo sekarang sayang.. Ibu sudah tak tahan. Aakkhh.. Masukkan kontolmu sayang, masukkan ke vagina ibu.. Cepet sayang.. Oohh..” desahnya meraih kepalaku agar menghentikan jilatanku di vaginanya.
Tanpa harus mengulangi permintaannya langsung saja aku merangkak naik menindih tubuh Bu Etty. Bu Etty melebarkan pahanya dan penisku menuju vaginanya. Beberapa kali ku coba, memasukkan penisku dalam lobang memeknya namun selalu gagal. Tangan Bu Etty lalu menyambar penisku dan menuntunnya membimbing ke lobang memeknya.
“Yah.. Itu sayang.. Tekan sayang.. Tekan disitu.. Aacchh.. Ayo sayang.. Tarik dan tekan lagi.. Ibu tak tahan..
Oocchh.. Ackh.. Enak sekali kontolmu Andi.. Oocch..” Bu Etyy merintih kenikmatan ketika penisku ketekan seluruhnya ke lubang memeknya.
Batang penisku rasanya terjepit oleh dinding yang sangat lembut di dalam vagina Bu Etty dan kurasakan seperti berdenyut-denyut dan mnghisap-hisap, nikmat luar biasa karena ini yang pertama kali kurasakan. Bu Etty menggoyang-goyangkan pinggulnya. Setengah berputar-putar dan kadang naik turun. Penisku yang tertancap di vaginanya yang setengah becek dibuat seperti mainan yang membuat nikmat.
“Ayo.. Sayang.. Ayo.. Tekan terus sayang Ibu sudah tak tahan” rintih Bu Etty dengan mata setengah terpejam dan mulutnya yang setengah terbuka mendesah-desah dan kiat kuat juga menggoyang-goyangkan pinggulnya.
Akupun terus mengimbangnya sampai tiba-tiba Bu Etty terdiam dan kedua tangannya merangkul leherku kuat-kuat dan dari mulutnya keluar desahan panjang.
“Aacckh.. Acckh.. Oohh.. Oohh..” dan bersamaan dengan rintih kepuasaannya diapun terkulai lemas, sedang diriku masih belum mencapai klimak.
“Ooh.. Sayangku.. Andi.. Maafkan ibu”
“Abis ibu nafsu sekali ngewe dengan kamu sayangku”
Aku hanya diam dan tersenyum.
“Kamu kuat sekali sayang.. Gantian sini ibu yang diatas kamu” tambahnya.
Akupun merubah posisi dimana sebelumnya Bu Etty melap dulu vaginanya dengan lap seadanya. Bu Etty sekarang menunggani tubuhku, perlahan dia mulai bergoyang dan kurasakan peniku terasa lebih masuk dalam lobang vaginanya.
Dengan posisi diatas tubuhku tampak sekali payudaranya lebih besar dan semakin menantang. Bu Etty berjongkok diatas pinggangku menaik-turunkan pantatnya, terlihat jelas bagaimana penisku keluar masuk liang vaginanya. Yang terlihat penuh sesak, sampai bibis kemaluan itu terlihat penuh kencang.
“Oohh.. Enak bu.. Oohh.. Bu.. Bu kok bisa enak begini.. Oohh..”
Kedua payudanya seperti berayun keras mengikuti irama turun naiknya tubuh Bu Etty.
“Remees susu ibu sayang.. Oochh.. Yaah.. Pintar kamu Andi.. Oohh.. Ibu enggak percaya kamu bisa kuat begini. Oohh..
Pintar dan hebat kamu sayang.. Bikin ibu jadi ketagihan dengan kontolmu.. Oohh”
“Ooochh.. Andi sayang.. Ganjal kepalamu dengan bantal ini”
Bu Etty meraih bantal yang ada disamping kirinya dan memberikannya kepadaku.
“Maksud ibu supaya saya bisa.. Cruup.. Cruupp..” mulutku langsung menerkam puting payudaranya.
“Yaah sedot susu ibu lagi sayang.. Mm.. Yah begitu terus.. Yang kiri juga sayang.. Oohh.. Enak sekali sayang”
Bu Etty menundukkan badanya agar kedua buah dadanya terjangkau mulutku. Decak pertemuan pangkal paha kami semakin terdengar seperti tetesan air, lubang memeknya juga semakin licin saja. Makin lama gerakan badan Bu Etty semakin cepat dan erangannya juga semakin kencang, hingga tiba-tiba dia berkata.
“Oohh.. Sayang.. Ibu sudah tak tahan”
“Tahan bu.. Tahan.. Andi juga sudah mau keluar”
Tangannya langsung mendekap kepalaku kedadanya, seakan-akan ia ingin agar buat dada tersebut masuk semua ke dalam mulutku.
“Ayo.. Andi.. Cepet.. Oohh .. Sedot yang kuat payudara ibu.. Ohh”
“Achh.. Ach.. Ibu keluar lagi sayang” tubuhnya langsung mengejang dan disaat tubuh itu terdiam kurasakan
memeknya seperti menghisap-hisap dan memijit-mijit penisku dengan kuatnya. Aku yang juga sudah mau klimak semakin kuat memeluknya dan menyodokkan penisku semakin kuat.
Kupeluk dirinya kuat-kuat hingga akhirnya.. Croot.. Croot.. Croot.. Serr.. kurasakan kenikmatan yang tiada tara sampai badanku menjadi lemas sekali. Kami saling berpelukan mesra dan Bu Etty berbaring lemas di sebelahku.
“Andi.. Ibu kagum padamu dan benar juga perkiraan ibu”
“Kenapa?”
“Ternyata penismu dapat membuat ibu ketagihan selain besar juga kuat”
“Boleh ibu menikmati selama ibu tinggal disini”
“Boleh.. Siapa sih yang enggak mau diajak ama ibu, selain masih cantik, payudara ibu adalah yang terindah yang pernah saya lihat”
“Kamu tuh kecil-kecil sudah pintar ngerayu orang tua”
“Abis benar loh bu.. Emang saya suka netek sama ibu”, jawabku sambil mulutku menyerbu puting susunya.
“Kamu enggak capek ya.. Sayang” tangannya membelai kepalaku.
“Kalau buat itu tiada kata capek tuh.. Abis benar sih.. Ibu nafsuin” jawabku.
Akhinya kami beristirahat dan saling cerita. Dia berkata kalau suaminya sudah meninggalkannya dan menikah dengan wanita lain disebabkan dirinya tidak bisa memberinya keturunan. Tiba-tiba telpon di ruang tamu berdering. Aku segera berlari untuk mengangkat telpon tersebut. Dari sana terdengar suara seorang wanita yang sudah tidak asing lagi bagiku yaitu Mamaku.
“Andi.. Ini Mama”
“Ya.. Ma.. Ada apa”
“Malam ini kamu jangan kemana-mana, jaga rumah dan ibu baru pulang besong malam”
“Beres deh.. Ma” jawabku.
“Oh.. Ya.. Bu Etty ada dirumah?” tanyanya.
“Ada Ma.. Mungkin sudah tidur kali”
“Ya sudah kalau ada apa-apa kamu telepon Mama”
Disaat aku sedang telepon dengan Mamaku kulihat Bu Etty menghampiriku dan memelukku dari belakang. Tangannya langsung menuju ke penisku membelainya dan mengocok-ngocoknya sedang lidahnya bermain-main di telingaku dan membuatku langsung terangsang.
“Aahh.. Sstt.. Sstt”
“Kenapa Andi?” tanya Mamaku di telepon.
“Enggak kok ma.. Kan Andi sambil makan bakso cuma kebanyakan cabenya nih jadi agak pedas” jawabku.
“Aahh.. E.. Enak.. Sstt..” ketika Bu Etty sudah tidak memelukku lagi tapi dia berjongkok di depanku dan mulai menghisap-hisap dan menjilat-jilat penisku yang mulai tegang. Lidahnya bermain-main di kepala penisku kemudian lidah itu berjalan menyusiri pangkalnya.
Aku sudah tak konsentrasi akan semua ini dan bicara dengan Mamakupun sudah tidak nyambung lagi. Maka kuputuskan bicara dengan Mamaku untuk pamit lewat telepon.
“Ma.. Sudah ya Andi sudah ngantuk nih”
“Ngantuk atau nonton TV?” Mamaku meledekku.
“Dua-duanya ma” jawabku pula.
“Ya.. Sudah tapi jangan lupa kalau sudah mau tidur matikan TVnya” pesan Mamaku.
“Oke deh ma.. sudah.”
Kutaruh gagang telepon tersebut dan kulihat kebawah Bu Etty masih asyik menghisap penisku bagaikan seorang anak kecil yang baru dikasih permen lolipop. Dijilat dicium dan dimasukkan dalam mulutnya dan dihisap tanpa memaju-mundurkan kepalanya.
“Oohh.. Sstt.. Sstt.. Bu..”
Kuraih tubuhnya dan kusejajarkan di ketembok. Kucium mulutnya dengan penuh nafsu. Tanganku tak tinggal diam tangan kananku meremas-remas buah dadanya sedang tangan kiriku mempermaikan kloritosnya.
“Aahh.. Andi sayang kamu buas amat” celotehnya.
“Ibu juga buas, tapi aku lagi telepon sama Mama hisap-hisap kontolku” jawabku dengan tetap memeluknya dan menciumnya.
“Habis.. Ibu suka banget dengan kontolmu sayang”
Tangannya meraih kontolku dan merapatkan ke vaginanya. Akupun langsung menaikkan sebelah kakinya dan menaikkan ke salah satu kursi di sampingku. Setelah pas kuarahkan kontolku menuju lubang memeknya.
“Aahh.. Aahh.. Hhekk.. Oohh..” jeritnya begitu penisku bersarang ke vaginanya.
“Dorong sayang.. Dorong yang kuat”
Aku pun mengikuti permintaannya dan mengimbangi permainnya. Tubuhnya ku tekuk kebelakang sedikit, sehingga aku dapat menghisap puting susunya.
“Oohh.. Oohh.. Andi sayang kamu pintar sekali.” Bu Etty pun juga semangat sekali menggoyang-goyangkan pinggulnya, kadang maju mundur, kadang berputar, kadang terdiam dan mengejang-ngejang.
Semua itu menambah sensasi didalam penisku yang kurasakan semakin lama-semakin hendak memuntahkan lahar kenikmatan.
“Bu.. Aku sudah mau keluar”
“Oohh.. Bu.. Andi sudah tak tahan”
“Ibu juga mau keluar sayang, dorong lebih kencang sayang.. Oohh.. Oohh kontolmu membuat ibu ketagihan sama kamu oohh.. Oohh”
“Bu.. Aacchh.. Sstt..” kucoba untuk bertahan. Namun rasa nikmat itu sudah pada puncaknya hingga akhirnya.
“Yaahh.. Andi keluar.. Bu..”
Croott.. Croott.. Croot.. Seerr. Kupeluk dirinya kuat-kuat menikmati tumpahnya pejuku dalam lobang memeknya.
“Ibu juga Andi sayang.. Oohh.. Aacch.. Aacch..” tangannyapun memelukku seaakan-akan tidak akan melepaskannya.
Aku pun beristirahat duduk di sofa dan melapaskan rasa letihku sambil tetap berpelukan. Nonton TV dan mengatur nafas karena baru saja berlomba menuju puncak kenikmatan.
Dan malam itu kami habiskan kenikmatan sex bersama-sama tanpa mengenal lelah bagaikan pengantin baru. Aku bagai dimanjanya entah sudah berapa kali pejuku di hisap dan tumpah dalam rahimnya yang kurasakan esoknya hanyalah lemas dan kurang tidur. Dan semenjak itu aku sering melakukan sex dengannya terutama bila aku libur karena bebas aku melakukannya di pagi hari sampai sore hari namun bila malam tiba dan disaat penghuni rumah sudah tidur aku sering datang ke kamarnya pula dan dia selalu menyambutku dengan nafsu birahi yang tinggi.
Hubunganku dengannya hanya berjalan 6 bulan karena Bu Etty balik ke kampungnya di Semarang dan aku tidak pernah bertemu lagi dengannya namun kenangan dan rasa rinduku padanya membuatku selalu terobsesi menjadi seorang lelaki yang suka berhubungan sex dengan wanita dewasa yang kuanggap lebih berpengalaman dan lebih buas diatas ranjang.

Cerita Sex - Diperkosa waktu hujan

 

MAHKOTAQQ.COM - Saat itu hujan mengguyur kotaku aku pun jadi malas unutk keluar rumah, malam itu sangat dingin sekali aku hanya berteman kopi dan rokok, aku lihat tetanggaku kann kiri rumahnya pada ditutup begitu juga dengan rumah Lena rumahnya tertutup mungkin karena cuacanya yang mendukung untuk dibuat tidur.


Satpam di komplek pun yang biasanya selalu siaga di posnya kali ini tidak ada satupun yang tugas, aku melihat dari kejauhan minibus berjalan memasuki perumahan ternyata semua malas unutk keluar rumah, karena derasnya jadi suara minibus itu tidak terdengar apalagi lampunya tidak dinyalakan, dengan laju lambatnya seolah olah sedang mencari alamat rumah.

Ada 4 orang yang menengok kanan kiri di dalam mini bus tersebut, dan terlihat mobil itu berhenti di depan rumah Lena. Nampaknya rumah ini yang paling bagus, boss, kata salah satu orang di dalam mobil itu.
Hhmmmm. Rumah baguskan belum tentu isinya bagus juga, kata orang yang dipanggil boss. Tapi boss, kita coba dulu masuk ke situ kalau tidak bagus kita pindah ke rumah yang lainnya, sahut yang satunya lagi.

Hhhmmm baiklah kita coba masuk kerumah yang ini dulu, baru kalau tidak bagus kita pindah ke rumah yang lainnya, gua jalanin ilmu sirep gua, hhhmmmm..kalau gua jalanin dari sini dengan rumah-rumah sebesar ini paling ilmu gua bisa bikin tidur sekitar 10 rumah.
Jadi kita harus gerak cepat kalau tidak ada yang bagus dalam rumah ini, ilmu gua bisa bertahan hanya sampai subuh saja, begitu kedengaran adzan subuh ilmu gua pasti hilang pengaruhnya, sekarang jam 9 malam jadi waktu kita lumayan banyak, untuk masuk ke setiap rumah-rumah yang kena pengaruh ilmu sirep gua.
Kata orang yang dipanggil boss itu. Beres Boss, kata ketiga orang lainnya serempak. Terlihat sang Boss mulutnya berkumat-kamit merapal ajian ilmu sirepnya, di dalam pos jaga, Marno dan Dayat yang kebetulan sedang tugas di malam ini terlihat sedang asyik menonton acara TV.
Keduanya terlihat tertawa-tawa menyaksikan lawakan-lawakan di acara TV tersebut, mereka tidak menyadari kehadiran sebuah mobil di depan rumah Lena ini, karena suara hujan yang keras berjatuhan di genteng pos mereka yang kadang-kadang dibarengi suara guntur yang menggelegar serta suara TV mereka yang keras.
Tak lama mulai terlihat Marno dan Dayat menguap berkali-kali, kantuk mulai menyerang mereka, kelopak mata mereka terasa berat, tanpa mereka sadari keduanya jatuh tertidur dengan lelapnya, mereka berdua sudah terpengaruh oleh ilmu sirep yang dilancarkan orang yang di dalam mobil minibus itu.

Saat mobil minibus itu berhenti di depan rumah Lena, Lena baru saja selesai mandi dan sedang memakai cream malam di depan meja riasnya, tubuhnya yang seksipun belum mengenakan satu helai kainpun, selesai memakai cream malamnya Lena merasakan kantuk yang sangat kuat menyerang dirinya, dia merasakan kelopak matanya sangat berat untuk dibuka.
Karena sudah tidak tahan lagi akhirnya diapun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya dalam keadaan telanjang bulat, terlihat Lena sudah tertidur dengan lelapnya, Lena sudah tidak memperdulikan dirinya belum mengenakan pakaian tidurnya karena rasa kantuknya yang sangat kuat mendera dirinya ini.

Rasa kantuk yang sangat kuat ini dirasakan pula oleh para pembantunya, merekapun tertidur dengan lelapnya, bukan hanya orang-orang di rumah Lena saja yang terserang kantuk yang sangat kuat itu, tetapi orang-orang di rumah-rumah di sekitar rumah Lenapun terserang rasa kantuk ini dan merekapun jatuh tertidur tanpa menyadari bahwa mereka semua telah terkena ajian sirep orang yang di dalam mobil minibus itu.
Kira-kira seperempat jam setelah melancarkan ajian sirepnya, salah satu dari keempat orang itu keluar dari mobil dengan mengenakan payung, orang tersebut perlahan-lahan menghampiri gerbang rumah Lena, dari celah pintu gerbang orang tersebut mengintip keadaan di balik pintu gerbang itu.
Matanya langsung tertuju kearah pos satpam, dan orang tersebut melihat ke dua satpam rumah Lena sudah terkulai, orang inipun tersenyum lalu tanganya menyusup masuk ke dalam pintu gerbang kecil itu dan menarik grendel pintu gerbang kecil itu, diapun masuk ke dalam gerbang.
Setelah berada di dalam dia menutup pintu gerbang kecil itu, orang tersebut menuju ke pos satpam dan memastikan bahwa ke dua orang satpam yang ia lihat itu benar-benar tertidur, setelah yakin kedua satpam itu tertidur pulas.
Dia lalu membuka pintu gerbang utama rumah Lena dan memberi tanda kepada orang di dalam mobil untuk memasukkan mobilnya. Mobil minibus itupun memasuki pekarangan rumah Lena, orang itupun menutup kemabli pintu gerbang utama rumah Lena setelah mobil minibus itu berada di dalam pekarangan rumah Lena.

Sang sopir memarkir mobilnya di bawah awning di depan garasi rumah Lena, terlihat setelah menutup pintu gerbang utama itu orang tersebut segera menghampiri ketiga rekannya yang saat itu keluar dari mobil. hehehehehehebat boss, ilmumu hebat, pada ngorok dach tuch satpam, perlu gua ikat gak boss, kata orang itu. heheheheheiyach dong gak percuma gua berguru sepuluh tahun, gak perlu mereka gak akan bangun biar ada gempa sekalipun, mereka semua bisa terbangun kalau mendengar adzan subuh saja, dan tidak akan menyadari bahwa mereka baru saja terkena ajian gua, kata si Boss.
Ayo sekarang kita masuki rumah ini, kita lakukan dengan cepat, kalau hasilnya kurang memuaskan, kita bisa garap rumah yang lainnya, lanjut si Boss. Siap boss, ketiga orang itu menjawab serempak. Ke empat orang itu mulai memasuki rumah Lena melalui pintu garasinya.
Satu per satu ruangan di rumah Lena mereka masuki dan mereka periksa semuanya tanpa terlewat, satu per satu setiap lemari dan laci mereka geledah, mereka menggeledah dengan teliti tanpa mengobrak-abrik isi dari lemari atau laci.

Nampaknya mereka sudah sering melakukan perampokan, terlihat dari cara mereka yang tenang tidak tergesa-gesa dan tidak mengobrak-abrik isi lemari atau laci, sehingga si empunya baru menyadari mereka kerampokan adalah saat mereka membutuhkan barang-barang mereka, dan nampaknya juga mereka tidak memperdulikan dengan barang-barang elektronik.
Yang mereka incar adalah perhiasan-perhiasan. Ruangan demi ruangan telah selesai mereka geledah, perhiasan yang telah mereka dapatkan saat ini tidaklah terlalu banyak karena mereka hanya mendapatkan dari kamar anak tirinya Lena dan dari ruang kerjanya saja.
Terlihat wajah mereka menampakkan kekecewaan dengan hasil yang telah mereka peroleh saat ini, yang tertinggal belum mereka geledah hanya 1 ruangan lagi, dan ruangan itu adalah kamar tidurnya Lena.
Mereka berempat sangat berharap dari ruangan yang tersisa ini mereka akan mendapatkan lebih banyak lagi perhiasan agar mereka tidak perlu menjarah rumah-rumah yang lainnya, 1 rumah sudah cukup untuk malam ini bila mereka memperoleh perhiasan yang cukup untuk dibagi berempat.
Ke empat orang inipun bergegas masuk kedalam kamar tidur Lena, orang terakhir menutup pintu kamar tidur Lena dan menguncinya, mereka selalu melakukan hal tersebut sekedar berjaga-jaga saja apabila ada orang yang terbangun dari ajian boss mereka walaupun boss mereka bilang bahwa tidak ada yang bangun sebelum adzan subuh.

Saat ke empat orang itu menyusup masuk ke dalam kamar tidur Lena itu, mereka menjadi tertegun saat melihat di atas tempat tidur tergolek sesosok tubuh wanita telanjang, ke empatnya hampir berbarengan menelan air liur mereka masing-masing.
Ke empat pasang mata mereka terbelalak saat melihat tubuh telanjang Lena, mereka melihat sepasang bukit kembar Lena yang mengkal seperti tak pernah tersentuh oleh tangan lelaki bergerak perlahan naik turun seiring dengan nafas Lena yang sedang terlelap tidur.
Mereka juga melihat gundukan hitam yang terawat di atas belahan vaginanya, kemaluan mereka segera menggeliat bangun melihat pemandangan seperti ini yang belum pernah mereka lihat seumur hidup mereka.

Keempat orang ini bukanlah baru pertama kali melihat perempuan telanjang, sudah sering mereka melihat tubuh-tubuh telanjang, tapi baru pertama kali ini mereka melihat tubuh telanjang yang semulus ini dan kedua payudaranya yang sangat indah, ke empat orang ini berpandangan mata, di wajah mereka tersungging senyuman.
Nampak ke empat orang itu menghampiri tempat tidur Lena, rupanya mereka lupa dengan tujuan mereka yaitu merampok rumah Lena ini, saat ini dalam pikiran mereka adalah ingin melampiaskan nafsu birahi mereka pada tubuh telanjang Lena, ke empat orang ini bagaikan singa-singa lapar yang mendapatkan suguhan daging yang siap di santap.
Tanpa ada yang memberi aba-aba ke empat orang itu serempak melucuti pakaian yang mereka kenakan. Dengan tubuh yang sudah telanjang bulat dan dengan kemaluan yang sudah berdiri ngaceng, ke empatnya kembali berpandangan sambil menyeringai.
Malam ini mereka mendapatkan durian runtuh karena mereka akan menikmati tubuh mulus si empunya rumah, mereka tahu bahwa tubuh telanjang yang berada di depan mata mereka adalan si empunya rumah karena mereka lihat dari bentuk dan besarnya kamar tidur ini, tapi yang mereka tidak sangka adalah si empunya rumah ini sangat cantik dan memiliki tubuh yang seksi, dan secara kebetulan juga mereka mendapatkan nyonya rumah ini tertidur dalam keadaan telanjang bulat serta sendirian di kamar tidurnya.

Tubuh telanjang ke empat orang itu dengan senjata masing-masing yang teracung menghampiri tubuh telanjang Lena yang sedang terlelap tidur, tubuh Lena dengan mudah mereka geser ke tengah tempat tidur, salah satu dari ke empat orang itu yang selalu dipanggil boss oleh yang lainnya segera menghampiri bagian bawah tubuh Lena.
Kedua kakinya Lena di buka lebar-lebar, sehingga bibir vagina Lena terpampang dengan jelas oleh mata mereka, kedua tangan si boss mulai merambah bibir vagina Lena dan mulai menguakkan vagina Lena, sehingga lubang senggama Lena yang berwarna merah muda terpampang di mata si boss rampok itu, terlihat lubang senggama Lena begitu kecil si bosspun menyeringai melihat hal itu.
Gila lubang memeknya masih rapet nich, kecil bener seperti lubang memek perawan aja, kata si Boss. masa sich boss, dia kan punya suami masa lubang memeknya kecil, kata si orang yang membuka pintu gerbang.

Loe lihat aja sendiri kalau gak percaya Dul, kata si boss. Hahahahasi Abdul bukan gak percaya boss, tapi dia pengen lihat tuch, kata orang yang satunya lagi. Ehhhkan bukan gua aja yang pengen lihat, loe sama si komar pasti pengen juga lihat kan, kata si Abdul.
Lha kalau gua sih pasti pengen lihat yang di bilang si boss, kalau si Amir sich gak mau lihat, hehehehedia sih mau masukin kontolnya aja tuch, kata si Komar hehehekalau itu sich pasti, tapi gua juga penasaran ama perkataan si boss tuch, masa sich orang yang punya suami lubang memeknya kecil, seperti gak pernah dientot aja ama lakinya, kata si Amir.

Ckckckckkckck.. ketiga orang itu berdecak setelah menyaksikan lubang memek Lena yang betul-betul kecil seperti tidak pernah di terobos kemaluan lelaki saja. Khan bener yang gua bilang, ini suaminya pasti udah impoten, punya istri bahenol seperti begini gak pernah dipakai, kata si Boss.
Kita aja yang bantuin suaminya boss, biar nich nyonya bisa ngerasain enaknya di entot, kata si Abdul. Hehehehe.tenang Dul, gua dulu baru udah gitu giliran kalian ngerasain nich memek, kata si boss. Untuk sekarang kalian nikmatin saja dulu minuman pembukanya, giliran jangan rebutan, kata si boss sambil menunjuk kedua payudara Lena.

Komar, Amir dan Abdul berunding menentukan siapa yang duluan mengenyot-ngenyot susu Lena, akhirnya mereka memutuskan Amir dan Komar yang bertugas mengenyoti payudara Lena sementara Abdul kebagian bibir Lena.
Lena mendesah dalam tidurnya saat kedua mulut Amir dan Komar menyerang kedua buah dadanya, Amir menyerang payudara Lena yang sebelah kiri sementara yang sebelah kanan di serbu dengan penuh nafsu oleh Komar.
Kedua orang itu menghisap-hisap kedua putingnya Lena dengan rakus sementara tangan merekapun tidak mau ketinggalan meremas-remas payudaranya yang mengkal.
Hhhhmmmmsslrrrpppp.gilaaaabosssteteknya aja masih mengkal bener nich.
hhmmmmsssllrrrppp..hhhmmmsslrrrppp.tetek perawan aja kalah mengkalnya.
Hhhmmmmssllrrrppp.kayanya nich tetek di kasih silikon nich, kata Amir di tengah kesibukannya menghisap-hisap payudara Lena. Iyaachhhbosssbenerkata si Amirwuiiihhhberuntung bener nich kita malam ini.

Komar menimpali perkataan Amir. yach udah nikmatin aja rejeki nomplok ini, gak akan ketemu dua kali yang model beginian sich, gua mau nikmatin ngejilat memeknya yang sempit, kata si boss. Lidah si boss mulai menjulur ke bibir vagina Lena.
Dengan penuh nafsu bibir vagina Lena mulai dijilatinya, diselingi dengan hisapan-hisapan lembut di kelentitnya Lena, terdengar Lena mendesah kembali di dalam tidurnya, suara desahan Lena bercampur aduk dengan suara sruputan ketiga orang itu yang sedang asyik menghisap-hisap kedua tetek dan kelentit Lena.
Sementara Abdul hanya pasrah mendapatkan bibir Lena, dia hanya bisa mengoles-oleskan kemaluannya di bibir Lena yang sedang mendesah, entah Lena sedang bermimpi apa saat ini. Kedua putingnya Lenapun sudah mencuat, karena hisapan Amir dan Komar, kedua putingnya itu sudah mengeras.

Lidah Amir dan Komarpun menari-nari di kedua putingnya Lena itu, sementara si bosspun melihat kelentitnya Lena sudah menongol keluar dari persembunyiannya akibat hisapan-hisapannya, memek Lenapun sudah mulai basah oleh air ludah si boss dan cairan precumnya Lena, si boss sudah merasakan vagina Lena yang sedang di jilatinya itu mengeluarkan cairan precumnya.
Karena lidahnya sudah merasakan vagina itu menjadi asin.
hhmmmm.sslllrrrppp.gilanich..memek..wangi benergurih lagi rasanyabener-bener jarang dipake nich memek.kasihan bener nich cewek..gak pernah disentuh ama lakinya. Kata si boss di tengah kesibukannya menjilati vagina dan menghisap klitoris Lena.

Si boss tidak tahu bahwa vagina Lena sudah mendapatkan servis dari Ki Jaya sehingga vaginanya seperti tidak pernah dipake dan memeknya selalu wangi. Boss, gimana kalau ini cewek boss bikin sadar, biar punya gua bisa diemut-emut mulutnya nich, kata Abdul.
Sabar Dul, nanti juga dia akan sadar sendiri, ilmu sirep gua bukan hanya sirna kalau ngedengin adzan subuh tapi juga hilang dengan sendirinya bila yang terkena ilmu sirep gua, lubang memeknya dimasukin kontol gua, jadi sabar ntar begitu kontol gua mulai masuk ke dalam lubang memeknya, dia akan sadar dengan sendirinya, jelas si boss.

Yach udah cepet masukin tuch kontol, biar kontol gua juga bisa ngerasain diemut-emut bibir nich cewek, kata Abdul lagi. hehehehehegak sabaran bener loe, kata si boss. Si bosspun mulai bersimpuh di depan selangkangan Lena, dia mulai mengarahkan kemaluannya ke vagina Lena.
Kepala penisnya mulai ia selipkan di belahan vagina Lena, Sssllleeeeeeppppppp.nampak kepala penisnya mulai hilang dalam jepitan vagina Lena, si boss melenguh panjang bersamaan dengan lenguhan Lena yang masih tertidur itu.

ooouuugghhhhh.gilaaaa.memeknya bener-bener rapet., lenguh si Boss merasakan jepitan vagina Lena yang sangat ketat menjepit kepala penisnya. Kedua tangan si boss mulai memegangi bagian dalam paha Lena dan menekannya keluar sehingga kedua kaki Lena semakin mengangkang.
Lalu dengan perlahan dia mulai melesakkan penisnya menerobos lubang senggama Lena, si boss merasakan betapa sempitnya lubang senggama Lena ini, dinding vaginanya menempel ketat pada batang kemaluannya, si boss ini merasakan enak yang sangat luar biasa, lenguhan panjangnya terdengar saat dia menekan masuk kemaluannya itu.

Ooooooooohhhhhhmak dirodok, memeknya peret sekali..ooooohhhhhhhhkontol gua oooooooooohhhhh.kejepit sekali lenguh si boss. Betul apa yang dibilang si boss, saat kemaluan si boss mulai menerobos lubang vagina Lena.
Perlahan-lahan Lena mulai membuka matanya dan Lena terkejut saat melihat tubuh telanjang Abdul dan batang kemaluannya yang menempel di bibirnya, ia berusaha bergerak tapi usahanya sia-sia karena tubuh, tangan dan kakinya berada dalam cengkraman ke 4 orang itu.
Lena baru menyadari bahwa bukan hanya Abdul saja yang ada dalam ruangan ini, tetapi ada 3 orang lagi yang berada dalam ruangan ini dan tubuh merekapun tanpa penutup sehelai kainpun.
Lena heran dengan kehadiran ke empat orang tak dikenal ini di kamar tidurnya dan dalam keadaan bertelanjang bulat, dan ia bertambah heran karena saat ini dia merasakan lubang vaginanya tersumpal oleh kemaluan salah satu dari keempat orang ini.
Dalam hatinya dia sebetulnya merasa senang karena malam ini vaginanya sedang tersumpal oleh kemaluan lelaki, tapi dia pura-pura berontak mencoba untuk melepaskan sumpalan kemaluan tersebut di lubang vaginanya.

Tapi rontaannya tidak membuahkan hasil karena ke empat orang ini memegangi dengan kuat, tubuh mereka tidaklah besar tapi berotot dan keempat tubuh mereka banyak dihiasi dengan tatoo, wajah mereka semua sangat menyeramkan jauh dari tampan.
Lena menyadari bahwa rumahnya saat ini kemasukan perampok yang saat ini sedang berada di dalam kamar tidurnya, dan salah satu dari mereka sedang membenamkan kemaluannya ke dalam lubang vaginanya.

Eeeehhhmau apa kalian.lepas kan aku jangan jangan tolong ambil yang kalian mau tapi jangan perkosaaku, heeeeggghhhh, kata Lena sambil masih berusaha meronta dan melenguh saat si boss membenamkan dalam-dalam penisnya di dalam lubang vaginanya.
Sssstttttenangnengtenangbiarpun kamu berteriak sekuat-kuatnya tidak akan ada yang mendengar dan tidak akan ada yang datang untuk menolong, jadi nikmatin aja titit-titit kami ini, hehehehehehekamu pastikan merasa kesepian tidak pernah ada yang memberikan kehangatan.sama..hehehehetidak pernah ada yang menengoki memekmu.

Jadi biar kami yang memberikan itu semua sama kamu, kata Abdul sambil berusaha memasukkan penisnya ke dalam mulut Lena. Lena masih berusaha meronta dan kepalanya bergoyang ke kiri dan kanan menghindari penis si Abdul yang sedang berusaha untuk memasuki mulutnya.
Sementara Amir dan Komar menahan dengan kuat kedua tangan Lena, dan mulut mereka masih menyerang kedua payudara dan putingnya, dan si boss yang saat ini sedang merasakan penisnya terbenam dalam vagina Lenapun memegangi dengan kuatnya kedua kakinya.
Kedua tangannya yang berotot memegangi dengan kuat kedua paha Lena dan menekannya kearah luar sementara itu pantatnya mulai memompa maju-mundur, dan si boss mulai merasakan ketatnya dinding vagina Lena bergesekan dengan batang kemaluannya yang keluar-masuk seirama dengan gerakan maju-mundur pantatnya.

Oooooggghhhhgilanengmemekmu bener-bener rapet sekali nich, eecchhhh berdenyut lagi.. uuuiiiiihhhh.kontolku seperti diremas-remas sama memekmu nich. Oooohhhhh.goblok bener nich suamimu neng, punya memek begini gak pernah dipakai.
Biarlah gua aja yang makai dan menikmati memek sempit ini, lenguh si boss. Abdul masih berusaha memasukkan penisnya ke dalam mulut Lena, dengan dengkulnya dan tangan kirinya dia menahan kepala Lena agar tidak bisa bergoyang kekiri dan kekanan, lalu tangan kanannya memegangi kontolnya dan menekankan ke bibir Lena.
Karena mulut Lena masih tertutup akhirnya dia memencet hidung Lena sehingga Lena gelagapan berusaha nafas dengan mulutnya, saat mulutnya Lena terbuka dengan sigap Abdul memasukkan penisnya ke dalam mulut Lena.

Gggggllluuuuupppp Lena gelagapan saat penis Abdul menerobos mulutnya. Oooooohhhhh.ayo neng emut-emut kontolku inijilatin kontolkuayooogak usah malu-malukan kamu jarang dapet kontol neng, ini mumpung ada jadi nikmatin ajach..hehehehehehe.
Abdul terkekeh saat berhasil memasukkan penisnya ke dalam mulut Lena. Diserang oleh ke empat orang ini Lena sebetulnya merasa senang, dia berpikir malam ini dia akan dapat menikmati 4 batang kemaluan mereka.

Tapi karena mereka bukanlah orang-orang yang ia kenal, maka dia tetap pura-pura berusaha menolak sambil dia mulai merasakan enak vaginanya disodok-sodok oleh kemaluan si boss, Lena berusaha tidak memperlihatkan dan mengeluarkan suara-suara desahan.
Karena dia ingin merasakan perkosaan yang sedang di alaminya ini, perbuatan kasar mereka memberikan sensasi kenikmatan yang berbeda. Memang perbuatan-perbuatan ke empat orang ini kasar-kasar, si boss yang sedang mengeluar-masukkan penisnya di vagina Lena.

Sodokan-sodokan yang di lakukannya terbilang kasar terutama saat dia menghujamkan batang itu ke dalam lubang Lena, gerakan keluar masuknya tidak bisa dibilang halus, entah karena si boss ini mantan residivis jadi perbuatannya kasar atau karena dia sangat bernafsu sekali menyetubuhi Lena.
Penisnya keluar masuk di lubang senggama Lena dengan cepat dan kasar, Lena ingin mendesah keenakan tapi dia berusaha untuk menahan mulutnya tidak mengeluarkan suara desahan. Amir dan Komarpun perlakuan mereka di kedua payudara Lena sangat kasar.
Remasan-remasan tangan mereka sungguh kasar entah karena tangan mereka yang kasar atau karena mereka memang kasar karena mereka juga bekas residivis, terlihat kedua payudara Lena yang mengkal itu memerah bekas jari-jemari tangan mereka.

Kedua putingnya Lenapun tak luput dari perlakuan kasar mereka, kedua putingnya Lena terlihat semakin mencuat dan mengeras akibat perlakuan kasar mereka, kedua putingnya Lena sering mereka tarik-tarik menggunakan mulut mereka dan dihisap-hisap dengan kuatnya.
Abdulpun begitu juga, kontolnya sering ia pukul-pukulkan di bibirnya Lena, dan saat di dalam mulut Lena iapun menyodok-nyodokkan kontolnya itu dengan kasar, terlihat pipi Lena sering melembung akibat sodokan kontolnya.
Lenapun sering gelagapan saat Abdul menyodok-nyodokkan kontolnya itu, tapi Lena sendiri merasakan enak dan sakit di perlakukan begitu oleh mereka.
Sudddaaahhhhhentikaanjanganaaaduuuuhhhsakiittsaakiiittttoooloongghentikanaaddduuuhhhh..to loooonnggghentikkaaannn.suddaaahhhadduuuhhhamp uuuunnn.sakiiiittt. Lena pura-pura merintih kesakitan tapi sangat menikmati permainan mereka.
Oooohhhhhaaachhhnengnikmatinaja.hehehhehe.o oooohhhhh.memekmu bener-benerrr..enaaak.belum pernah gua nikmatin memek yang seenak punyamu neng.oooohhhhhh. si boss mendesah keenakan.
Iyaaachhh..nichbosss..mulutnyajuga enaklembut di kontolku..hehhehehe. bosscepetan dach tuch ngentotin memeknyagua juga pengen ngerasain batang gua di jepit memeknya nich.oooooooohhh. kata si Abdul.

Emang loe doang yang pengen ngerasain jepitan memeknya Dul, gua juga pengen nich, hehehehehehe..toketnya.mengkal sekali nich.hhhhmmmsslllrrpppp. putingnya udah ngaceng nich boss.nampaknya si eneng nich sudah terangsang juga.hhhmmm. .sssllrrrppppp..sakit tapi enak yach neng.hehehehhe..hhhmmmsssllrrrpppp.
Kata Amir yang sibuk dengan tetek Lena. hooh.gua juga pengennichkontolku udah ngaceng bener nich.pengen masuk ke dalam memeknya..masagua cuman ngisepin toketnya doang..nich putingnya juga udah ngaceng gua isepin.hehehhee.. kata si Komar yang sama-sama sibuk di payudara yang satunya.

Selama ini belum pernah Lena mendapat perlakuan kasar seperti sekarang dia alami, biasanya lelaki yang menyetubuhinya memperlakukannya dengan lembut, walaupun Bambang pernah memperkosanya tapi tidak sekasar yang mereka lakukan sekarang ini, Lena merasakan sakit tapi juga enak, dia ingin mendesah dan merintih-rintih, tapi dia berusaha menahan mulutnya untuk tidak mengeluarkan suara desahan atau rintihan.
Abdul dan bossnya semakin gencar mengeluar-masukkan kemaluan mereka di mulut dan vagina Lena, keduanya seperti sedang berlomba untuk mencapai puncak kenikmatan mereka, gerakan mereka berdua bertambah cepat.
Lena semakin bertambah gelagapan meladeni kemaluan Abdul yang keluar masuk di mulutnya, pipinya Lena terlihat menggembung dan mengempis dengan cepat juga seirama dengan keluar masuk penis Abdul, gerakan merekapun sudah mulai tidak beraturan, nampaknya Abdul dan sang boss akan segera mencapai puncak kenikmatan mereka.

Oooohhhhneeeenngg.enaaaknyangentotin memeeekkmuuu..oooohhhh gua udah gak tahan lagi nich.ooohhhhgua mau ngecreeett..oooohhhhneeenggg enak.
Guaaaa keluaaaarrraaacchhhh.neengg.terimmaaapejuh guaaanichhhaahhh sedaaaappp.. si boss mengerang panjang. Creeeettt.creeeetttcreeettt.creeettttkontol si boss menembakkan air maninya di dalam rongga senggama Lena.
Lena merasakan betapa hangatnya cairan sperma si boss ini, terlihat si boss menekan dalam-dalam penisnya bersamaan dengan muncratnya air maninya itu, tubuh si boss mengejang saat menembakkan spermanya.
Creeeettt.creeeettt.ccreeettt.creeettt.sperma Abdulpun ikutan muncrat di dalam mulut Lena, bertepatan dengan penisnya memuntahkan lahar kenikmatannya Abdulpun menekan penisnya ke dalam mulut Lena.

Lena bertambah gelagapan saat penis itu masuk lebih dalam di mulutnya sehingga menyentuh anak tekaknya dan Lenapun tersedak saat sperma si Abdul mulai membanjiri kerongkongannya. Neeengg.gua juga ngecret nichoooohhh.telan pejuhku.neng.oooohhhh Abdul mengerang menyambut puncak kenikmatannya.
Uuhuukuuuhukk..aaarrrgghhh.uuuhuukkkuuhuuukkk . Lena tersedak saat kerongkongannya diterjang sperma si Abdul. Setelah tetes terakhir air mani mereka menetes keluar, keduanya hampir berbarengan mencabut kemaluan mereka masing-masing dari mulut dan vagina Lena, sang boss melihat lubang senggama Lena empot-empotan seperti pantat ayam, dan dari dalam lubang vagina Lena mengalir cairan putih kepunyaannya.
Spermanya mengalir keluar perlahan-lahan seolah-olah sedang dipompa keluar oleh lubang senggama Lena yang sedang empot-empotan itu. Bossgiliran kita nichngerasain memeknya dong, kata si Amir Mar, gua duluan yach ngentotin memeknya si eneng ini, hehehehe loe terakhir aja yach, lanjut si Amir.

Sambil memposisikan tubuhnya di depan selangkangan Lena. Waahhh.masa gua terakhir sich, kita barengan aja Mir, loe ngentot memeknya, biar gua yang entot boolnya.hehehehepasti enak juga tuch.gua pengen nyobain kaya di film-film tuchpasti bool si eneng masih perawan, kata si Komar.
Yach udah kalau loe mau ngentotin bool si eneng, berarti si eneng harus naikin gua, ayo neng buruan, gua udah gak tahan pengen ngerasain sempitnya memekmu..hehehehe tadikan lubang atas dan bawah loe udah ngerasain kontol-kontol boss gua dan si Abdu.
Sekarang lubang depan dan belakang ngerasain kita punyahehehehhe, kata si Amir sambil menarik tangan Lena untuk bangun dan menindih tubuhnya. Si Abdul dan sang boss membantu Amir dengan memposisikan tubuh Lena diatas tubuh si Amir, dan memposisikan selangkangan Lena diatas selangkangan Amir.

Amir mendapatkan bantuan dari si Abdul dan sang boss, melepaskan pegangannya pada Lena dan mulai memegangi penisnya sendiri, dia pegangi penisnya sehingga berdiri tepat berhadapan dengan vagina Lena, kepala penisnya dia arahkan ke lubang vagina Lena dan diselipkannyasssslllleeeeeepppppkepala penis itu pun terjepit oleh vagina Lena.
Uuuaaaahhhhbener.kata si boss nich…memeknya rapetheheheheDultekan tubuh si eneng kebawah dong… hehehehe.biar si ujangku masuk kedalam memeknya kata si Amir. Si Abdul dengan dibantu si boss mulai menekan tubuh Lena kebawah, dan..bblllleeesssss penis si Amir tertelan seluruhnya oleh vagina Lena.
Komar yang melihat vagina Lena sudah menelan penis Amirpun mulai menghampiri mereka, didorongnya tubuh Lena hingga jatuh dalam pelukannya. Amir segera memeluk tubuh Lena dengan erat sehingga Lena sulit untuk berontak.
Lalu Komar menyelipkan penisnya ke lubang anus Lena.ssslleeeeppppppp..kepala penisnya mulai menyeruak masuk di lubang anus Lena, tanpa menunggu lama lagi Komar yang memang sudah sangat bernafsu itu segera menghentakkan kontolnya kuat-kuat, bbbblllleeeeeeessssssssspenis itu masuk seluruhnya di dalam lubang anus Lena.
Aaadddduuuhhhhh..saaakiiittt..aaduuuuhhh.ssud aaahhhcabutpantatku sakit adduuuhhh.aampuuunnsudaahammpuuunnjanganterus in..aduuhh. Lena berpura-pura kesakitan padahal dia sedang merasakan keenakan di terobos oleh kedua batang kemaluan mereka.
Wuuihhh.emang belon pernah ada yang pakai nich boolnya si eneng, asli masih rapet-pethehehehheeberuntung gua dach dapatin lobang yang masih perawanuuuhhhh gillaaaa.ngempot juga nich bool kaya boolnya ayam hahahahaha Mirenak juga nich dapetin bool si eneng Kata si Komar Uuuuhhh memeknya tambah sempit aja nich.

Gara-gara kontolmu nyumpalin boolnya tuch, emang enak nich memek si eneng, jarang dipake ama lakinya kita yang beruntung jadinya ngerasain rapetnya memek si enenghehehehe kata si Amir. Mar, boolnya masih perawan tar gua mau nyobain juga ach.memeknya masih rapet seperti memek perawan, eeehhhboolnya juga gak pernah ada yang pakai, komplit dach si eneng nich punya dua lubang yang satu jarang dipake yang atunya masih perawan kata si boss. iyach nich boss, sepertinya baru kita nich yang pakai, rapet bener nich boolnyaenak boss, boolnya juga ngempot nich boss.uuuuiiihhhnikmaaaaat.ooooohhhh. kata Komar lagi sambil mulai mengeluar masukkan kontolnya itu dalam lubang anusnya Lena.
Dengan kedua tangan memegangi pinggang Lena, Komar mulai memaju-mundurkan tubuhnya Lena dengan cepat, sehingga kedua batang kemaluan mereka dengan cepat keluar masuk di dalam lubang memek dan anus Lena, Komar dan Amir melenguh keenakan merasakan sempitnya lubang-lubang Lena, Lena sendiri merasakan enak disetubuhi oleh mereka ini.
Sssrrrtttttblleeeess.srrrrtttbbleesss.sssrrtt .bleesssss nampak kedua batang kemaluan Amir dan Komar bagaikan piston mesin keluar masuk di kedua lubang Lena dengan cepatnya.
Uuuggghhh.benerenak..nich..si enengooohhhkontolku kejepit bener nich ama memek si eneng.oooohhh.hhhmmmm.ssslllrrrppp.ooohhhhhmm mssllrrrppp oooohhh.hhhmm.sssllrrrpppp. Amir melenguh sambil mulutnya sibuk menghisap-hisap payudara Lena yang tepat bergantungan di depan wajahnya, kedua tangannya juga ikut meremas-remas kedua gunung kembar Lena itu. Adduuuhhh.sudaaaahhhsaaakiiittt.aaaduuuhhhaaa mmppuuunnsaaakiitt.
Sudaaaahhhbaaanggg.caabuuutttpunya kaliann.aaduuuhhh Lena merintih pura-pura kesakitan padahal dia merasakan enak yang luar biasa disetubuhi oleh mereka dengan kasar dan cepat. Eeehhnengnikmatin aja batang-batang kita ini.hehehee.ntar juga gak sakit lagi yang ada malah enak, oooohhh..nengooohhhboolmu enakbener nichooohhh jarang dipake sich si enengjadi kesakitan dientot kita-kita.hehehhee.oooohhh. sedaaaaapppp.nikmaaaattt.ooooohhh, Komarpun melenguh keenakan.

Gimana neng, enak gak dientot oleh dua orang sekaligus.hahahahahapasti enak yach, kasihan si eneng biasanya jarang di entot yach, sekarang begitu dientot sekaligus dua orang yang ngentotinpasti enakyach si boss berkata pada Lena, sambil memegangi dagu Lena.
Ampuun..baanngggampppuunnn.sudaaaahhhbaangjan gann perkosa saya lagi aaddduuuhhhhsakkkiiittt.. Lena berkata pura-pura minta di hentikan entotan mereka di kedua lubangnya, tapi dalam hatinya dia memohon untuk jangan berhenti mengentotin dirinya. Hahahahahakenapa minta berhenti.kan si eneng jarang dientot ama lakinya.
Biar kita aja yach yang bantuin ngentotin.kasihan kan tuch memek kaga pernah ada yang tengokin ama ngairin.hahahahahatenang nengwaktu kita masih panjangkita akan bikin eneng puas, kata si boss lagi.
Sementara itu Komar semakin cepat menggerakkan tubuh Lena maju mundur, sehingga penisnya dan penis Amir semakin bertambah cepat keluar-masuk di kedua lubang Lena. Lenapun semakin merintih-rintih berpura-pura kesakitan, Komar dan Amirpun melenguh-lenguh keenakan merasakan jepitan lubang anus dan vagina Lena yang sempit.
Sementara itu Abdul dan sang boss mulai terangsang, batang-batang kemaluan mereka mulai bangun kembali, nafsu birahi mereka timbul kembali menyaksikan aksi kedua teman mereka yang sedang menggarap tubuh sexy Lena.
Addduuuuhhh.sudaaaahhssuddaaahhampppuunnn.tol ong hentikanaduuuhhh aamppuunn Lena merintih pura-pura kesakitan padahal sedang merasa keenakan di genjot oleh batang-batang kemaluan Amir dan Komar.
Aaaacchhhhnengkalau enak bilang enak ajach ngerasain di entot kita-kita, oooohhh sedaaapppnikmaaattbosssmulutnya bawel juga tuch minta dientot juga kali. Hehehehe.masukin aja kontolmu tuch kedalam mulutnya, lagian kontolmu udah ngaceng lagi tuch bosshehehehe…biar si eneng nich makin ngerasa keenakan ooohhhhhh.
Kata si Komar sambil mengerang keenakan. Terlihat si boss menghampiri wajah Lena, kontolnya yang sudah ngaceng itu di sodorkan ke mulutnya Lena, dan dengan cepat penisnya masuk kedalam mulut Lena yang sedang merintih-rintih pura-pura kesakitan.
Sekarang ke tiga lubang Lena sudah terisi oleh batang-batang kemaluan mereka, dan si boss hanya memegangi kepala Lena saja karena tubuh Lena yang bergerak maju-mundur akibat dorongan tangan si Komar di pinggang Lena.
Sehingga sang boss tidak perlu repot untuk memaju-mundurkan penisnya di mulut Lena. Uuaaaahhh.lembutnya nich bibir si eneng, ayo neng kenyot-kenyot kontolkumending tuch mulut di pakai ngenyotin kontolku daripada merintih kesakitan meluluhehehe
oooohhhsedaaappp.yaaacchhhkenyotayooo jangan malu-malu kenyot..ooohhh nikmatnya mulutmu neng, kata si boss yang merasakan enak kontolnya keluar-masuk di mulut Lena.
hhmmmm.hhhmmmm.hhhmmmm..ggllleeekkkk..hhhmmm mgllleekkkk. Lena bergumam. Ketiga batang kemaluan mereka yang memenuhi ketiga lubangnya membuat Lena semakin keenakan, tetapi sampai saat ini Lena tetap pura-pura kesakitan, dia pura-pura tidak mau meladeni permainan mereka padahal sesungguhnya Lena merasakan nikmat luar biasa merasakan perlakuan kasar mereka ini.
Sebetulnya dia ingin berteriak kepada mereka untuk mempercepat sodokan-sodokan mereka di kedua lubangnya. Ia sudah mendekati puncak kenikmatannya, lubang vaginanya semakin berdenyut, gelegak lahar kenikmatannya sudah di ambang pintu bersiap untuk muncrat keluar.
Tetapi Lena harus bersabar untuk tidak memperlihatkan pada mereka bahwa dirinya akan segera mencapai puncak kenikmatannya akibat sodokan-sodokan batang kemaluan mereka sampai dia yakin ke empat orang itu betul-betul takluk dan tunduk pada dirinya.
Komar semakin menggila, kedua tangannya semakin cepat mendorong dan menarik tubuh Lena, dibarengi dengan gerakan pantatnya yang menghujam saat dia menarik pinggang Lena, sehingga penisnya menghujam dalam-dalam di lubang anus Lena.
Komar merasakan puncak birahinya akan segera ia raih, gerakannyapun semakin bertambah cepat dan kasar, Amir sendiri terlihat mengangkat pantatnya saat Komar menarik tubuh Lena, sehingga penisnya juga semakin menyeruak masuk di lubang senggama Lena.
Amirpun merasakan hal yang sama puncak kenikmatannya akan segera ia rengkuh. Marcepetin gerakan tanganmu ituoooohhhgua mau ngecretnichaaahhhgak tahan lagi nich kontolku dijepit memeknya neng inienaaaakkkbeneerrcepet Mar. cepet.uuuuuggghhhgilaaaaa..memeknyaa.oooogghh h.guaaaaangecret.. Dachoooohhhnengterimapejuhkunich.oooohhhh.
Amir mengerang menyambut puncak kenikmatannya. Ccreeeeettt.ccreeettcreeeeett.ccreeett.ccreeet t..kontolnya Amir memuntahkan lahar kenikmatannya di dalam relung senggama Lena, Lena merasakan dinding rahimnya menjadi hangat oleh semburan sperma Amir.
Udah ngecretloe.Mir.oooouuugghhhenakgua juga mau ngecret nichkontolku juga..enaaakkk dijepit boolnya.ooohhhneng.gua juga mau keluarnich.ooohhh.. enakngentotin boolmu neng.aaahhh..neng terimaaaa.spermaku nich.aaah h nikmaaaaat.aaaahhh..neng..aaahhh.neng.. Komarpun mengerang saat penisnya menyemburkan air maninya membasahi lubang anus Lena.
Creeeetttcreeettt.creeetttcreettttt.creeettt. penis Komar menembakan sperma di lubang anus Lena, Lena merasakan hangat di dinding duburnya. Saat Komar dan Amir mencapai puncak kenikmatannya, ia sendiripun mengalami puncak kenikmatannya.
Hanya ia menahan agar tidak mengeluarkan erangan nikmat saat mencapai puncak kenikmatannya tersebut, tanpa disadari oleh Amir dinding vagina Lena berdenyut kencang saat menyemburkan lahar kenikmatannya.
Amir juga tidak menyadari batang kemaluannya menjadi hangat karena saat itu dia sedang meresapi nikmatnya batang kemaluannya mengeluarkan spermanya. Sssrrrrrsssrrrrsssrrrrrr .vagina Lena menyemburkan lahar kenikmatannya membanjiri lubang senggamanya dan membasahi penis Amir yang sedang berada dalam jepitan vaginanya. hehehehegiliran kita lagi nich ngentotin si eneng ini.ayo Dul, giliran kita bikin si eneng ini puas dientotgua mau nyobain boolnya.hehehehememeknyakan udah gua cobain tadi, sekarang gua mau nyobain jepitan liang boolnya nich. Kata si boss.
Ayoobosgua juga pengen ngerasain jepitan memeknya, tadi gua cuman di emut pake mulutnya sekarang gua pengen kontolku ini di emut memeknyahehehehe jawab si Abdul. Abdul mulai merebahkan tubuhnya, kontolnya yang sudah sangat tegang dia pegangi dengan tangannya sehingga tegak mengacung, tanpa membuang waktu lagi si boss menarik tubuh Lena dan menaikkan ke atas tubuh si Abdul.
Abdul langsung menempatkan kontolnya ke selangkangan Lena, kepala penisnya bersentuhan dengan bibir vagina Lena, dan mulai menekan bibir vagina Lena. Si boss mengarahkan lubang senggama Lena agar tepat berhadapan dengan penis si Abdul, setelah melihat kepala penis Abdul berada tepat di posisinya dengan sekali hentakan si boss menekan pantat Lena ke bawah sehingga penis Abdul lenyap di telan lubang senggama Lena.
Lena melenguh panjang akibat sentakan sekaligus tersebut.i Abdulpun mengerang keenakan saat penisnya langsung tenggelam di lubang senggama Lena. aaaaaaawwwww, lenguh Lena. Uuuuggghhhhgilaaaa.bosssbener-benerrapet..nich. memek..uuuuuggghhhh kontolku kejepit sekali..uuuugghhhenaaaakk.bosssenaaakkkmemek si eneng nichhehehehegak percuma kita ngerampok rumahnya dapet memek begini sich kata si Abdul.
Khan gua bilan dari tadiemang memeknya si eneng ini rapet sekali.hehehehetahan jangan goyang dulu loegua mau masukin kontolku nichhehehehehe..ke boolnya coba rapetnya sama gak sama memeknya.tahan.nenghehehhe..terima nich kontolkuhehehehe. Kata si boss sambil menempatkan kontolnya di lubang anus Lena.
Sleeepppp.kepala penis si boss terselip di lubang anus Lena, dan dengan sekali hentakan kuatnya menancapkan penisnya ke dalam anus Lena sementara kedua tangannya memegangi pinggang Lena dan menahannya agar tidak maju saat dia menyodokkan penisnya itu blleeeessssssss. penis si boss pun tenggelam di dalam lubang anus Lena.
Aaaarrrgghhh..aaaadddduuuhhhh..aaaaddduuuuuhhhh .. Lena kembali melenguh. Ooouuugggghhh.gilaaaanich boolnya rapet jugaaa.biar udah dimasukin kontol si Komar tapi masih rapet sekalioooouuggghhhh.
Si Boss mengerang. Hooh.memeknya juga masih rapet nich boss, padahal udah kontol-kontol kalian udah menyodok-nyodoknya.hehehehehe.apalagi sekarang kontolmu sedang ada di boolnya jadi tambah sempit nich memek.gak rugi kita boss masuk ke rumah ini.
Kata si Abdul. SsshhhhhTahan.jangan gerak dulu kalianssshhhhh, tiba-tiba Lena berkata pada si boss dan si Abdul saat si boss hendak menggerakkan pinggangnya. Anehnya si boss langsung menuruti perkataan Lena, nampaknya ilmu Ki Jaya sudah mengena pada diri si boss, merasakan bahwa si boss menghentikan gerakannya.
Lena tahu bahwa ilmu Ki Jaya sudah bekerja pada mereka semua. Mulai sekarang kalian harus patuh samaku, lanjut Lena. Iyach neng.yang penting kita di kasih kenikmatan sama si eneng aja dach, jawab mereka serempak. Baiklah, sekarang kalian berdua entotinaku sampai puas. Kata Lena sambil tersenyum.
Baik neng akan kami lakukan..permintaan si eneng.kami akan bikin si eneng merem-melek. kata si boss sambil menyeringai. Lena mulai memaju-mundurkan pantatnya sehingga kedua batang kemaluan yang sedang menyumpal kedua lubangnya itupun keluar masuk dengan sendirinya.
Si boss dan Abdul dibuatnya merem-melek oleh gerakan Lena tersebut, Abdul mulai mengimbangi permainan Lena, kedua payudara Lena yang jadi sasaran serangannya. Gunung kembar yang bergoyang di depan matanya segera ia raih dan Abdul mulai meremas-remas keduanya dengan penuh nafsu dan kasar.
Membuat Lena melenguh-lenguh menikmati remasan-remasan kasar tangan Abdul di kedua payudaranya, tak hanya kedua tangannya saja yang bergerak mulutnyapun mulai ikut membantu menyerang kedua bulatan dan kedua putingnya.
Silih berganti kedua putingnya dan bongkahan itu ia hisap-hisap kuat. Si boss tidak mau ketinggalan kedua tangannya mulai meremas-remas pantat Lena kadang-kadang menampar-nampar pantat itu sehingga kedua bongkahan pantat Lena yang putih menjadi kemerahan akibat tamparan-tamparan telapak tangan si boss.
Lena semakin melenguh menikmati permainan kasar kedua orang ini. Ooouugghhhteruuussterusssyacch.tamparpantatk uooohhhisaaapp..tetekkuoooohhhterusss..tteruuu sssaaachhhnikmatoooggghhh.tekan lebih dalam kontolmuuuuooouugghhiyyaaaachhhbegituuuupuaskk annnakuu.
Lenguh Lena. Dorongan tubuh Lena kebelakang di sambut dengan gerakan si boss yang memajukan pantatnya sehingga batang kemaluannya melesak lebih dalam di lubang anus Lena, membuat Lena tambah keenakan akibat ulah si boss itu.
Belum lagi dengan tamparan-tamparan halus yang silih berganti menghajar bongkahan pantat Lena kiri dan kanan, Komar dan Amir yang menyaksikan aksi Lena yang heboh mulai kembali terbangkit nafsu birahinya.
Batang kemaluan mereka perlahan-lahan mulai bangkit kembali, tak menunggu lama batang kemaluan mereka sudah ngaceng sempurna, Lena yang sedang menikmati kedua lubangnya disodok-sodok penis Abdul dan si boss melihat batang kemaluan Komar dan Amir yang kembali ngaceng.
Ehh..kaliaaan.kemariiicepatt..aku pengen ngemutin kontol-kontol kalian.oooohhh aaaccchhhssshhh.cepppaaattyang lebih keraaaassaacchhh..tekaaanyang lebih kerassslebih dalammooouuugghhh.
Lena mengerang. Tanpa disuruh dua kali kedua orang itu menghampiri Lena yang sedang asyik berguncang-guncang menikmati sodokan-sodokan kedua teman mereka, Komar mengambil posisi di sebelah kiri Lena sedangkan Amir di sebelah kanan Lena, hampir berbarengan keduanya mengasongkan penisnya masing-masing kehadapan Lena.
Sambil masih asyik memaju-mundurkan pantatnya, kedua tangan Lena mulai meraih kedua batang kemaluan Komar dan Amir, kedua tangannya mulai mengocok-ngocok batang kemaluan mereka, mulutnyapun mulai ikut bermain, batang kemaluan Komar yang mendapat giliran pertama di emut oleh mulut Lena.

Komarpun melenguh merasakan emutan mulut Lena di penisnya, sementara Amir mendesah merasakan kocokan tangan Lena, puas dengan ngemutin penis Komar, giliran penis Amir yang diserbunya.
Begitulah silih berganti kedua batang kemaluan Komar dan Amir di emut-emut dan dijilat-jilat oleh mulut dan lidah Lena, keduanya merem-melek menerima perlakuan Lena pada batang-batang kemaluan mereka.
Malam itu Lena betul-betul merasa puas sekali bersetubuh melawan ke empat orang ini, silih berganti penis-penis mereka mengisi semua lubang-lubang yang dimilikinya, jika si boss sedang memakai vaginanya maka si Amir yang ngentotin lubang anusnya, lalu mulutnya di isi oleh penis si Komar, jika si Abdul sedang menyodominya maka giliran si Komar menyodok vaginanya dan si boss menyodok-nyodok mulutnya.

Entah berapa kali lahar kenikmatan Lena tumpah malam ini melayani nafsu birahi para lelaki perampok itu. Begitupula dengan ke empat orang perampok itu entah sudah berapa kali penis-penis mereka memuntahkan air maninya di dalam relung-relung vagina Lena.
Persetubuhan yang mereka lakukan akhirnya terhenti saat mau memasuki adzan subuh, akhirnya ke empat orang itu meninggalkan rumah Lena setelah terlebih dahulu meninggalkan nomor HP mereka kepada Lena.
Bila suatu saat Lena membutuhkan mereka untuk apa saja mereka akan datang untuk membantu Lena, dan merekapun keluar dari rumah Lena dengan tangan kosong, tanpa membawa sesuatu benda apapun dari rumah Lena, tapi atas jasa-jasa mereka yang telah memberikan kepuasan kepada Lena, Lena menghadiahi mereka sejumlah uang.